Pramono Mau Makin Banyak yang Pakai Angkutan Umum: Konektivitas DKI Sudah 93%

1 month ago 24
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku ingin semakin banyak orang yang memakai transportasi umum di Jakarta. Dia menyebut hal itu penting untuk mengurangi kemacetan di Jakarta.

Hal itu disampaikan Pramono setelah Pengukuhan Dewan Transportasi Kota Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2026). Pramono mengatakan kemacetan menjadi salah satu masalah klasik di Jakarta.

"Salah satu problem utama Jakarta, problem klasiknya adalah karena kemacetan. Kemacetan di Jakarta terjadi karena banyak faktor," ujar Pramono dalam sambutannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan kurang lebih ada 4 juta orang yang menuju ke Jakarta untuk bekerja. Dia menyebut selama ini lebih banyak orang yang menggunakan transportasi pribadi untuk beraktivitas di Jakarta.

Pramono mengaku ingin mengubah hal tersebut. Dia mencontohkan kebijakan bus Transjabodetabek yang ditujukan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

"Selama ini, transportasi itu lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi pribadi. Maka Pemerintah DKI Jakarta yang saya pimpin mengubah paradigma itu," ujarnya.

Dia mengatakan mengatakan konektivitas transportasi umum di Jakarta sudah mencapai 93 persen. Namun, kata Pramono, jumlah pengguna rutinnya belum maksimal.

"Itu dilakukan untuk orang supaya berpindah transportasinya dari kendaraan pribadi menggunakan transportasi umum. Konektivitas Jakarta sebenarnya sudah 93 persen. Tetapi yang menggunakan terus-menerus, menurut saya, data terakhir nanti saya minta Dinas Perhubungan, Pak Kadis untuk diperbaiki mungkin baru sekitar 27-28 persen. Itu pun sudah membuat penanganan transportasi di Jakarta menjadi lebih baik," jelasnya.

Pramono berharap semakin banyak warga yang menggunakan transportasi umum. Dia mengatakan kualitas transportasi umum di Jakarta juga sudah diakui dunia.

"Hal itu tergambarkan dari hasil lembaga dunia yang kredibel mengenai transportasi menempatkan Jakarta sekarang ini sudah menjadi kota nomor dua di ASEAN setelah Singapura. Pasti Bapak/Ibu sudah ada yang membaca. Di Asia menjadi kota nomor 8, di dunia nomor 17," ujarnya.

(dvp/haf)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |