Pramono Jelaskan soal Viral Motor Ojol Diangkut Dishub Saat Ambil Orderan

6 hours ago 2

Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan soal viral pengemudi ojek online (ojol) yang motornya diangkut petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di Jakarta Timur. Pramono mengatakan Dishub Jaktim telah bertemu langsung dengan driver ojol tersebut.

"Secara khusus Dinas Perhubungan dan melalui Sudin Perhubungan Jakarta Timur akhirnya bertemu secara langsung driver ojol di kediamannya," kata Pramono di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Minggu (21/6/2026).

Pramono mengatakan peristiwa ini terkait penertiban liar yang dilakukan. Saat itu, driver ojol yang ikut bersama tim penertiban mengakui kesalahannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hal yang berkaitan dengan penertiban liar di Jakarta Timur, begitu kejadian sebenarnya driver ojol-nya juga ikut bersama-sama dengan apa tim penertiban pada waktu itu dan driver ojol-nya sudah melakukan penandatanganan untuk apa mengakui bahwa ada kesalahan," sebutnya.

Saat itu juga disampaikan ke pengendara ojol tersebut bahwa tidak ada pungutan untuk penyelesaian motornya yang diangkut. Namun peristiwanya telanjur viral.

"Di situ disampaikan oleh termasuk oleh driver ojol bahwa tidak ada pungutan sama sekali untuk penyelesaian kasus ini, yang pertama. Yang kedua, memang, kami, saya, juga meminta kepada Dinas Perhubungan hal-hal seperti ini lebih baik kita respons langsung dibandingkan dengan viral baru kita respons," tuturnya.

Kasus ini telah diselesaikan oleh Dishub Jaktim dengan pengendara ojol tersebut. Pramono berharap kejadian ini tidak terulang.

"Dengan demikian, dengan penyelesaian secara langsung oleh Sudin Perhubungan Jakarta Timur dengan driver ojol dan kemudian sudah dijelaskan kepada publik, mudah-mudahan yang seperti ini tidak terulang kembali," ungkapnya.

Viral Motor Ojol Ditindak

Sebelumnya, dilihat dari video beredar seperti dilihat detikcom, Jumat (19/6), tampak petugas Dinas Perhubungan mengangkut beberapa kendaraan di lokasi, termasuk milik ojol itu. Dinarasikan ojol itu sedang mengambil pesanan makanan.

Ojol itu terlihat memohon-mohon meminta keringanan agar kendaraannya tidak diangkut karena digunakan sebagai sarana utama untuk bekerja. Pengemudi ojol itu bahkan sampai memanjat mobil Dishub.

Namun penertiban tetap dilakukan oleh petugas karena kendaraan tersebut dinilai parkir di lokasi yang melanggar aturan serta berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

Sementara itu, Sudinhub Jakarta Timur menyampaikan permintaan maaf terkait penertiban kendaraan milik seorang pengemudi ojek online (ojol) yang sempat viral di media sosial (medsos). Jajaran Sudinhub Jakarta Timur mendatangi langsung rumah pengemudi tersebut.

Kepala Sudinhub Jakarta Timur Harlem Simanjuntak mengatakan pihaknya menemui pengemudi ojol bernama Sulis Agung Wibowo pada Sabtu (20/6). Pertemuan dilakukan untuk menjelaskan kronologi kejadian sekaligus meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.

(ial/dwr)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |