Pemudik di Ciwandan Beli Tiket dari Calo, Harga Lebih Mahal 2 Kali Lipat

6 hours ago 6
Jakarta -

Pemudik sepeda motor di Pelabuhan Ciwandan, Kota Serang, mendapat tiket dari calo di pinggir Jalan Lingkar Selatan (JLS). Harga tiket yang aslinya Rp 45 ribu didapat dengan harga lebih tinggi hingga Rp 90 ribu.

Salah satu orang yang membeli tiket di calo adalah Adam. Dia mudik dari Bitung, Tangerang, menuju Lampung Timur. Dia membeli tiket di lapak-lapak sepanjang JLS.

"Beli di lapak-lapak itu, karena dulu pernah nyoba online, tapi gagal terus bayarnya," ucap Adam di Pelabuhan Ciwandan, Senin (16/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adam mengaku tak tahu harga asli tiket. Namun, ia yakin pasti lebih mahal.

"Beli harga Rp 90 ribu. Yah, namanya ke calo pasti lebih mahal," katanya.

Sementara itu, Amar akan mudik dari PIK ke Lampung Utara. Ia pun mengaku membeli tiket dari 'agen' di pinggir jalan.

"Tadi beli di pinggir jalan, banyak yang berjejer kan," kata Amar.

Amar membeli di calo karena menurutnya ada batas jarak pembelian tiket dengan pelabuhan. Jadi, ia memilih beli di calo tersebut.

"Kan katanya baru bisa beli tiket di jarak berapa km dari pelabuhan. Akhirnya ke sana ajalah," katanya.

"Membeli Rp 60 ribu. Namanya juga ke calo pasti lebih mahal," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo mengatakan akan menindak calo tiket di Pelabuhan Merak maupun Ciwandan, Banten. Dia pun meminta penumpang tak membeli tiket dari calo.

"Kepada masyarakat sekali lagi kami mengimbau agar membeli tiket secara online secara mandiri dan jangan melalui perantara," kata Heru di Pelabuhan Merak, Senin (16/3/2026).

Heru menegaskan ASDP telah membangun sistem pembelian online selama enam tahun. Menurutnya, masyarakat seharusnya sudah mengetahui sistem tersebut.

"Tiket online ini sudah kita lakukan sejak tahun 2020. Artinya ini sudah berjalan 6 tahun. Masyarakat mestinya sudah mengetahui bahwa tiket kami dijual secara online dari 6 tahun yang lalu," katanya.

Dia pun menyebut akan menggandeng penegak hukum untuk mengatasi masalah percaloan di pelabuhan.

"Kami bekerja sama dengan pihak kepolisian, dengan penegak hukum, akan menindak para calo yang masih beroperasi di wilayah pelabuhan," katanya.

Tonton juga video "Dahnil Kritik BPKH Cuma Jadi Calo Ekonomi Haji: Tak Ada Added Value-nya!"

(aik/isa)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |