PDIP merespons momen Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bergandengan tangan usai Upacara Hari Lahir Pancasila. PDIP menilai momen tersebut merupakan hal yang biasa mengingat hubungan keduanya sudah terjalin baik sejak lama.
"Biasa saja. Dari dulu juga Bu Mega dan Pak Prabowo secara pribadi saling mengenal dan berkomunikasi dengan baik," ujar Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira kepada wartawan, Senin (1/6/2026).
Andreas mengingatkan Prabowo pernah secara terbuka menyampaikan peran Megawati dalam perjalanan politiknya. Bahkan, keduanya juga pernah berpasangan sebagai capres-cawapres pada Pilpres 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan, Pak Prabowo juga secara terbuka di sidang DPR beberapa waktu yang lalu menyampaikan bagaimana dalam momen-momen perjalanan hidupnya beliau didukung oleh Ibu Megawati. Bahkan mereka berdua pernah maju menjadi pasangan capres-cawapres 2009," ujarnya.
Lebih lanjut, Andreas menilai keakraban yang ditunjukkan para pemimpin merupakan hal yang positif. Namun, dia berharap keakraban tersebut dapat membawa manfaat bagi masyarakat.
"Keakraban antara pemimpin tentu baik, tetapi tentu keakraban tersebut juga diharapkan membawa kebaikan untuk rakyat, bangsa dan negara," ujarnya.
Prabowo dan Megawati diketahui menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila. Prabowo dan Megawati tampak akrab di momen tersebut.
Upacara digelar di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6). Wapres Gibran Rakabuming juga tampak hadir dalam upacara.
Usai upacara, momen kehangatan Prabowo dan Megawati kembali terlihat. Prabowo mulanya terlihat berbincang dengan Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) dan Wapres ke-13 Ma'ruf Amin. Sementara Megawati terlihat berada di belakang JK dan Ma'ruf Amin.
Prabowo kemudian mempersilakan Megawati, JK dan Ma'ruf Amin berjalan. Namun, Megawati mengajak Prabowo untuk berjalan bersama.
Megawati tampak menggandeng tangan Prabowo. Keduanya pun terlihat berjalan bersama. Megawati dan Prabowo terlihat tertawa bersama.
(amw/rfs)


















































