Kepala BPIP Pimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Hari Lahir Pancasila

7 hours ago 4

Jakarta -

Upacara penurunan bendera pusaka Merah Putih di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) digelar sore ini. Upacara dipimpin Kepala BPIP Yudian Wahyudi.

Dilihat di YouTube BPIP RI, penurunan bendera pusaka Merah Putih itu digelar Senin (1/6/2026) pukul 16.30 WIB. Penurunan bendera dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2025.

Mereka telah memenuhi halaman Gedung Pancasila menjelang upacara dimulai. Upacara dimulai saat komandan upacara memasuki barisan. Para petugas Paskibraka lalu membuka formasi untuk melangsungkan prosesi penurunan bendera.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kegiatan itu, sekaligus dilakukan penetapan Purnapaskibraka tingkat pusat 2025. Penetapan itu didasarkan pada Keputusan Kepala BPIP nomor 20/2026.

Yudian Wahyudi menekankan tugas anggota Paskibraka tidak berhenti setelah menjalankan pengibaran dan penurunan duplikat bendera pusaka pada upacara kenegaraan. Menurutnya, para anggota Paskibraka memiliki tanggung jawab lebih besar sebagai generasi penerus bangsa yang menjaga nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

"Adik-adikku Paskibraka tahun 2025, Adik-adik telah selesai melaksanakan tugas pengibaran dan atau menurunkan duplikat bendera pusaka pada upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia dan upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila. Tugas Adik-adik belumlah selesai. Ibu Pertiwi memanggil, berdirilah dengan gagah, dan jagalah sang saka merah putih tetap berkibar di seluruh pelosok Indonesia," ujar Yudian.

Lebih lanjut, para anggota Purnapaskibraka secara otomatis diangkat sebagai Duta Pancasila. Penetapan tersebut, kata dia, mengandung makna bahwa para anggota Paskibraka wajib memegang teguh empat konsensus kebangsaan yakni Pancasila.

"Hari ini, Adik-adik akan diangkat sebagai Duta Pancasila. Penetapan ini bermakna bahwa Adik-adik wajib memegang teguh konsensus terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika," ujarnya.

Menurut Yudian, para Duta Pancasila diharapkan menjadi teladan dalam mengarusutamakan nilai-nilai Pancasila di berbagai aspek kehidupan. Ia meminta para anggota Paskibraka terus menanamkan rasa semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan rela berkorban demi kepentingan bangsa.

"Adik-adik akan menjadi teladan dalam mengarusutamakan Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam laku hidup sehari-hari, Adik-adik harus menanamkan nilai-nilai Pancasila, kebangsaan, persatuan dan kesatuan, cinta tanah air, serta rela berkorban untuk kepentingan bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia di berbagai bidang," ucapnya.

(eva/idh)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |