YAHUKIMO - Patroli Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 5 Marinir di Kampung Bruto, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, tak sekadar memantau keamanan. Prajurit Marinir juga menyambangi permukiman warga, berdialog, dan melakukan pemeriksaan kesehatan dalam patroli humanis, Minggu (9/8/2026).
Personel Satgas menyusuri kawasan permukiman untuk melihat langsung kondisi wilayah sekaligus berinteraksi dengan masyarakat. Pendekatan tersebut membuat patroli berlangsung lebih dekat dengan warga dan membuka ruang komunikasi mengenai situasi di lingkungan mereka.

Di sela patroli, prajurit juga memeriksa kondisi kesehatan warga yang ditemui. Keluhan kesehatan yang disampaikan warga menjadi perhatian personel, termasuk pemberian obat-obatan sesuai keluhan yang dirasakan.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Satgas terhadap masyarakat di wilayah penugasan, terutama warga yang menghadapi keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.
Selain membantu warga, interaksi dalam patroli juga menjadi kesempatan bagi prajurit untuk mengetahui kondisi masyarakat secara langsung. Komunikasi yang dibangun secara humanis diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Satgas dan warga.
Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., mengingatkan prajurit agar tetap mengutamakan kesiapsiagaan dan prosedur dalam setiap tugas.
“Saya tekankan kepada setiap prajurit agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas, ” ungkap Letkol Marinir T. Pristiyanto.

Menurutnya, profesionalisme dan dedikasi prajurit menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan. Setiap kegiatan di lapangan harus tetap dilakukan dengan memperhatikan prosedur operasional sekaligus kondisi lingkungan sekitar.
Patroli humanis tersebut menunjukkan bahwa kehadiran prajurit di wilayah penugasan tidak hanya berfokus pada pemantauan keamanan. Interaksi dengan warga menjadi bagian dari upaya memahami situasi masyarakat sekaligus memberikan perhatian terhadap kebutuhan yang ditemui di lapangan.
Di Kampung Bruto, patroli akhirnya menjadi ruang pertemuan antara tugas pengamanan dan kepedulian sosial. Prajurit tetap menjaga kesiapsiagaan, namun pada saat yang sama hadir lebih dekat untuk mendengar dan melihat kondisi warga secara langsung.
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus memperkuat komunikasi antara Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 5 Marinir dengan masyarakat Yahukimo, sekaligus menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
(PERS)















































