Bupati Iksan: Jangan Lagi Ada Keluhan, RSUD Morowali Harus Berikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat 

1 day ago 8

MOROWALI, Sulawesi Tengah– Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Morowali.

Menurut Iksan, pembangunan dan pembenahan rumah sakit tidak boleh hanya berhenti pada peningkatan fasilitas maupun sarana dan prasarana. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang baik ketika datang berobat.

Hal tersebut disampaikan Iksan usai menghadiri Kuliah Pakar Bimbingan Transformasi Pelayanan Kesehatan di RSUD Morowali, Sabtu (8/8/2026).

“Kita bicara pelayanan rumah sakit, bagaimana membuat rumah sakit ini supaya menjadi bagus. Saya memberikan anggaran supaya rumah sakit ini bagus dan saya ingin pelayanannya baik, rumah sakitnya baik, ” ujar Iksan.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Morowali telah memberikan perhatian dan dukungan anggaran untuk membenahi sektor kesehatan. Karena itu, dukungan tersebut harus berbanding lurus dengan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Bagi Iksan, rumah sakit yang baik bukan sekadar memiliki gedung yang representatif dan fasilitas yang memadai. Di balik semua itu, terdapat tanggung jawab besar dari seluruh jajaran rumah sakit untuk memberikan pelayanan dengan hati, profesional, dan penuh tanggung jawab.

Masyarakat yang datang ke rumah sakit, kata dia, berada dalam kondisi membutuhkan pertolongan. Karena itu, mereka harus mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, sopan, dan profesional tanpa membedakan latar belakang.

“Kita tidak mau lagi mendengar masyarakat mengatakan kami tidak dilayani dengan baik, ” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi pesan kuat bagi seluruh jajaran RSUD Morowali agar menjadikan kepuasan masyarakat sebagai salah satu tolok ukur keberhasilan pelayanan.

Iksan berharap kegiatan bimbingan transformasi pelayanan kesehatan dapat menjadi momentum untuk membangun pola pelayanan yang lebih baik sekaligus memperkuat komitmen seluruh tenaga kesehatan dan jajaran manajemen rumah sakit.

Ia juga mendorong agar setiap kekurangan yang masih ditemukan dalam pelayanan dapat segera dievaluasi dan diperbaiki. Menurutnya, transformasi pelayanan tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat, tetapi membutuhkan kemauan untuk terus berbenah dan mendengarkan kebutuhan masyarakat.

“Yang kita inginkan adalah rumah sakitnya bagus, pelayanannya juga bagus, ” kata Iksan.

Ia menekankan bahwa masyarakat merupakan pihak yang harus menjadi penerima manfaat utama dari berbagai kebijakan dan anggaran pemerintah di bidang kesehatan.

Dengan pembenahan fasilitas yang terus dilakukan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta perubahan budaya kerja dalam memberikan pelayanan, RSUD Morowali diharapkan mampu menjadi rumah sakit yang semakin dipercaya masyarakat.

Bupati Iksan ingin setiap warga yang datang ke RSUD Morowali tidak hanya mendapatkan pengobatan, tetapi juga merasakan keramahan, kepedulian, dan pelayanan profesional dari seluruh jajaran rumah sakit.

"Bagi pemerintah daerah, kualitas pelayanan kesehatan pada akhirnya bukan hanya soal fasilitas yang tersedia, melainkan tentang bagaimana pemerintah hadir ketika masyarakat berada dalam kondisi paling membutuhkan, " tandasnya.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |