Matel Pengeroyok Brimob di Serang Juga Terlibat Kasus Penggelapan Mobil

6 hours ago 3
Serang -

Polda Banten menyebut mata elang (matel) yang membacok dua anggota Brimob di Kota Serang juga diduga terlibat kasus penggelapan mobil tarikan dari penunggak. Mereka diduga tidak menyerahkan mobil tarikan tersebut kepada pihak leasing dan malah menggunakannya sebagai kendaraan operasional bahkan dijual kembali.

Dirreskrimum Polda Banten Kombes Dian Setyawan menyebut, dalam kasus ini, polisi menyita dua mobil Toyota Fortuner yang menjadi kendaraan operasional matel. Dua mobil tersebut ternyata milik leasing yang tidak diserahkan oleh para pelaku.

"Diduga hasil penarikan matel tidak diserahkan ke leasing, namun digelapkan matel digunakan kendaraan operasional matel dengan menggunakan pelat nopol palsu," katanya, Kamis (4/6/2026).

Polda Banten akan berkoordinasi dengan dua perusahaan leasing pemilik Fortuner itu. Laporan dibutuhkan untuk menjerat tersangka dengan pasal penggelapan.

"Kita akan koordinasikan dengan leasing tersebut, apakah pihak leasing berkenan untuk membuat laporan polisi bahwa barang yang telah diamankan matel ini tidak diserahkan kepada leasing tersebut," ujarnya.

Selain itu, mereka memperjualbelikan mobil hasil tarikan tersebut. Tindakan ini jelas merugikan pihak perusahaan pembiayaan.

"Itu ada yang diperjualbelikan sendiri oleh yang bersangkutan, oleh para matel ini," ujarnya.

Memeras Korban

Dian juga mengungkapkan komplotan debt collector asal Tangerang itu tidak hanya mengambil kendaraan yang menunggak, tetapi juga memeras korbannya.

"Yang bersangkutan meminta sejumlah uang dari si pemegang unit ini. Jadi apabila berhasil memberikan sejumlah uang, kendaraan dilepas kembali. Tapi apabila tidak memberikan sejumlah uang, kendaraan tersebut akan diambil oleh matel ini," ucapnya.

Ia menyebut, uang tersebut bukanlah uang pembayaran utang atau kewajiban dari si penunggak, melainkan murni untuk kantong mereka sendiri.

"Bukan (bayaran tunggakan). Jadi meminta sejumlah uang ini tujuannya biar mereka lepas dari kejaran matel ini," ujarnya.

Sebelumnya, Polda Banten menangkap kelompok mata elang atau debt collector yang melakukan pengeroyokan dan pembacokan terhadap anggota Brimob di Serang. Hingga saat ini, sudah empat orang debt collector yang ditangkap, sementara 6 lainnya masih dikejar.

Pengejaran masih terus dilakukan ke sejumlah lokasi yang menjadi tempat persembunyian mereka. Polisi juga sudah mengantongi identitas seluruh pelaku.

Lihat juga Video 'Amatir Matel Tusuk Advokat di Tangerang Saat Hendak Tarik Mobil':

(aik/zap)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |