Festival Imlek Jakarta Digelar 13-17 Februari di Jalan Sudirman-Thamrin

2 hours ago 1

Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta menggelar Festival Imlek Jakarta pada 13-17 Februari 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan Jalan Jenderal Sudirman-Thamrin. Berbagai rangkaian acara disiapkan, dari instalasi cahaya tematik, pertunjukan seni budaya Tionghoa, hingga lomba dekorasi gedung untuk memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan persiapan perayaan Imlek tahun ini dibuat lebih meriah dengan melibatkan pengelola gedung, pusat perbelanjaan, hingga pelaku usaha di kawasan pusat kota.

"Hari ini kita datang ke sini sekaligus mengecek sudah sampai mana persiapan. Dalam rangka hari Imlek ini Jakarta menyambut cukup serius. Kita libatkan seluruh gedung yang di sini, kita bikin lomba. Nanti ini akan jauh lebih meriah," kata Rano di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rano menyebut lomba dekorasi Imlek digelar di gedung-gedung sepanjang Jalan MH Thamrin hingga Jenderal Sudirman. Para pengelola kawasan dan peritel diajak berinovasi mempercantik wajah ibu kota dengan ornamen bernuansa Imlek.

"Lomba dekorasi Imlek digelar di gedung-gedung di sepanjang Thamrin, Sudirman. Ini mengajak para peritel, kawasan, pengelola gedung untuk berinovasi mempercantik wajah ibu kota," ujarnya.

Selain lomba dekorasi, Festival Imlek Jakarta juga akan menampilkan instalasi cahaya tematik di sekitar Bundaran HI. Warga dapat menikmati pertunjukan seni budaya Tionghoa, termasuk Simfoni Imlek Jakarta Kolosal yang dijadwalkan tampil pada 13 Februari.

Pertunjukan kolosal itu akan menampilkan lebih dari 50 alat musik Tionghoa dan tarian tematik yang digelar di kawasan depan Plaza Indonesia dengan durasi sekitar satu jam.

Tak hanya di pusat kota, rangkaian acara juga diperluas ke sejumlah lokasi lain. Di antaranya Festival Pecinan Jakarta pada 15-17 Februari di Anjungan DKI Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Festival Klenteng Jakarta, hingga perayaan Cap Go Meh pada 3 Maret di Pancoran Chinatown Point.

Rano memastikan selama Festival Imlek berlangsung tidak ada penutupan jalan seperti car free night. Kawasan Sudirman-Thamrin tetap dibuka untuk lalu lintas agar aktivitas kota tetap berjalan.

"Kita tidak tutup jalan, karena ini bagian dari Jakarta yang harus hidup. Kegiatan malam akan dinikmati sama seperti waktu Christmas," ujarnya.

Ia menambahkan rangkaian perayaan lintas budaya ini juga disiapkan untuk mendorong pariwisata dan pergerakan ekonomi Jakarta, menyusul tingginya okupansi hotel saat periode libur akhir tahun lalu. Menurutnya, Jakarta ingin menampilkan diri sebagai kota global yang merayakan keberagaman.

(bel/yld)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |