Fakta-fakta Banjir di Sukawangi Bekasi hingga Ribuan Keluarga Ngungsi

1 week ago 18
Kabupaten Bekasi -

Banjir juga terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Puluhan desa di belasan kecamatan tergenang banjir.

Wilayah paling terdampak banjir di Kabupaten Bekasi berada di Kecamatan Sukawangi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi menyebut, banjir di Sukawangi berada di Desa Sukamekar.

Secara umum, banjir di Kabupaten Bekasi tingginya bervariasi. Puluhan ribu kepala keluarga (KK) terdampak banjir, di mana ribuan di antaranya mengungsi karena banjir yang tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dirangkum detikcom, Sabtu (24/1/2026), berikut fakta-fakta banjir di Sukawangi Bekasi:

1. Banjir Capai 2 Meter

Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, dilanda banjir hingga tinggi air mencapai 2 meter. Banjir disebabkan meluapnya Kali CBL (Cikarang Bekasi Laut).

"Betul, banjir di Desa Sukamekar Kecamatan Sukawangi, kondisinya sangat banjir," kata Sekretaris Desa Sukamekar, Taufik, dihubungi detikcom, Jumat (23/1/2026).

Dia mengatakan tinggi banjir mencapai 2 meter hingga rumah hampir terendam. Wilayah paling parah terdampak banjir berada di bantaran Kali CBL.

"Ketinggian yang terparah saat ini di dekat bantaran Kali CBL, ada permukiman di dekat Kali CBL itu yang ketinggiannya bisa mencapai 2 meter, ya kondisinya rumah hampir habis ketutup banjir," ucapnya.

2. Ribuan Keluarga Mengungsi

Taufik menyebutkan, banjir terjadi sejak Kamis (22/1) akibat luapan Kali CBL. Sebanyak 3.000 KK diungsikan karena banjir.

Banjir di Kabupaten Bekasi. (Dok. ist)Foto: Banjir di Kabupaten Bekasi. (Dok. ist)

"Per KK itu hampir ada 3.000 kepala keluarga yang mengungsi, itu tadi ada yang di musola di mesjid di kantor desa, di rumah warga dan gedung umum," kata Taufik.

Taufik menambahkan, proses evakuasi masih berlangsung. Petugas gabungan dari BPBD, TNI-Polri, hingga pemadam kebakaran (damkar) masih mengevakuasi warga yang masih berada di rumah mereka yang terendam banjir.

"Saat ini dari pihak BPBD, dari TNI Polri sedang evakuasi warga pakai perahu karet," kata Taufik.

3. Penyebab Banjir: Diapit 2 Sungai

Taufik menyebut, banjir hari ini merupakan imbas dari luapan Kali CBL. Dia khawatir terjadi banjir tambahan akibat luapan Kali Bekasi yang juga mengalir di Desa Sukamekar.

"Yang dikhawatirkan ini sekarang potensi banjir dari Kali Bekasi, karena banjir hari ini dan kemarin itu (akibat) luapan Kali CBL. Nah sekarang Kali Bekasi ada potensi meluap juga, jadi ada kemungkinan bertambah tinggi ini banjirnya," kata Taufik.

"Karena memang geografis Desa Sukamekar itu diapit dua sungai. Kali CBL sama Kali Bekasi, nah di tengah-tengahnya itu Desa Sukamekar," imbuhnya.

4. Butuh Perlengkapan Bayi-Makanan

Sekitar 3.000 keluarga mengungsi dari Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi Bekasi. Pengungsi terdiri dari bayi hingga para lanjut usia (lansia) ini tersebar di 10 titik pengungsian seperti di kantor desa hingga gedung umum.

Polisi mengevakuasi warga korban banjir di Perumahan Green Lavender, Sukawangi, Kabupaten Bekasi.Foto: Polisi mengevakuasi warga korban banjir di Perumahan Green Lavender, Sukawangi, Kabupaten Bekasi. (dok. Polda Metro Jaya)

"Banyak lansia, banyak bayi, untuk yang dibutuhkan saat ini adalah makanan siap saji atau makanan yang bersifat instan. Kebutuhannya untuk bayi atau lansia, belum ada bantuan dari pihak mana pun," kata Taufik.

5. Banjir Kedua dalam Sepekan

Taufik menyebut banjir pertama terjadi pekan lalu. Setelah sempat surut, banjir kembali terjadi.

Dia menyebut, ribuan orang diungsikan sejak banjir melanda Desa Sukamekar pada Kamis (22/1). Saat ini banjir belum surut dan proses evakuasi masih berlangsung.

"Sejak kemarin mereka sudah mengungsi. Ini sebenernya banjir yang kedua dan ini yang lebih parahnya banjir kedua, yang sekarang. Banjir pertama itu kan hari Minggu dan Senin, kemudian surut. Kemudian banjir lagi hari Kamis dan hari ini, dan ini yang terparah," kata Taufik.

6. Banjir di Kabupaten Bekasi

Secara umum, sebanyak 51 desa di 17 kecamatan di Kabupaten Bekasi, terendam banjir imbas hujan deras. Wilayah terendam banjir terparah terjadi di Desa Sukamekar, Sukawangi.

BPBD Kabupaten Bekasi melaporkan ada 17 Kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi yang tergenang, Jumat (23/1), per pukul 11.30 WIB. Ketinggian air bervariasi.

.Sejumlah warga melintas di jalan akses satu-satunya yang terendam banjir di kawasan Jalan Raya Sukamekar, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (23/1/2026). Jalan tersebut merupakan akses vital dan menjadi satu-satunya jalur penghubung menuju sejumlah kawasan permukiman, di antaranya Perumahan Subsidi Green Permata Residence, Nebraska, Perumahan Mutiara Indah, serta beberapa perumahan subsidi lainnya di wilayah Tambun Utara.Sejumlah warga melintas di jalan akses satu-satunya yang terendam banjir di kawasan Jalan Raya Sukamekar, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (23/1/2026). Jalan tersebut merupakan akses vital dan menjadi satu-satunya jalur penghubung menuju sejumlah kawasan permukiman, di antaranya Perumahan Subsidi Green Permata Residence, Nebraska, Perumahan Mutiara Indah, serta beberapa perumahan subsidi lainnya di wilayah Tambun Utara. (Foto: Pradita Utama/detikfoto)

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi mengatakan 30.469 kartu keluarga (KK) terdampak banjir. Kemudian 2.412 KK mengungsi di 15 lokasi.

"KK terdampak 30.469 dan 2.412 KK mengungsi," ujar Dodi saat dihubungi detikcom.

(jbr/fca)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |