Cerita Warga Makan Ikan Sungai Cisadane yang Tercemar: Ada Bau-bau Solar

3 hours ago 1

Tangerang -

Sungai Cisadane di Tangerang Raya tercemar usai adanya kebakaran di sebuah pabrik pestisida wilayah Tangsel. Dampaknya, sejumlah ikan di aliran sungai itu ditemukan mati hingga muncul peringatan dari Dinkes Kabupaten Tangerang tak mengkonsumsi dulu ikan di sana.

Kendati demikian, ada warga yang mengambil ikan-ikan di Cisadane sebelum munculnya peringatan. Salah satunya Roni (52), ia mengaku sempat mengkonsumsi ikan dari Sungai Cisadane dan mencium bau seperti solar dari kudapan tersebut.

"Awal belum ada imbauan, gua mah dimakan aja biasa emang rasa gimana, akhirnya ada bau-bau solar. Udah dimasak, pas udah dimasak juga tetap bau solar," ujar Roni ditemui di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Jumat (13/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Roni mengaku mengambil beberapa ikan dan sudah membersihkannya. Dia menceritakan imbauan untuk tidak memakan ikan tersebut baru muncul di malam pukul 23.00 WIB, Senin (9/2).

"Ikan mah enak, cuma ada baunya itu. Itu yang bikin nggak enak ya takutlah. Ya udah nggak jadi. Makanya imbauan dari RT RW jam 23.00 ya udahlah mau nggak mau pasrah. Ikan udah pada bersih semua Pak, udah di bak, udah di freezer, udah apa, sebak-dua bak udah dibuang-buang," katanya.

Imbauan tersebut membuat Roni tak lagi memakan ikan tersebut. Dia khawatir terserang penyakit.

"Iya gitu, orang takutlah udah dapat imbauan begitu kita hajar terus entar jadi penyakit entar," ujarnya.

Meski demikian, Roni mengaku tidak merasakan penyakit sampai saat ini. Dia berkelakar jika penyakit pusing dia rasakan setiap hari.

"Nggak ada, dampak begitu mah kayaknya mungkin dari BAB biasanya gitu. Kalau nanyain pusing, kembali lagi kita ngomong, 'lah tiap hari gua pusing aja nggak punya duit' begitu jawabannya. Pas kita kesal ngomong gitu. Iya udah mudah-mudahan sih aman-aman ajalah Pak ya," katanya.

(dwr/dwr)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |