Cek Kesehatan Gratis Capai 70% di Banten, Gubernur: Masyarakat Mulai Sadar

1 hour ago 3

Banten -

Provinsi Banten menyampaikan capaian program cek kesehatan gratis (CKG) di Provinsi Banten mencapai 70 persen. Angka tersebut melebihi rata-rata capaian nasional sebesar 46 persen.

Diketahui, tingkat partisipasi masyarakat dalam Program CKG di Provinsi Banten telah mencapai 7,2 juta jiwa atau sekitar 70 persen. Angka ini melampaui rata-rata capaian nasional yang berada pada kisaran 46 persen.

"Fasilitas telah kami siapkan agar masyarakat bisa melakukan pemeriksaan hingga mendapat pengobatan secara gratis," kata Gubernur Banten Andra Soni, Selasa (22/9/2026).

Andra Soni menyebut CKG memastikan seluruh masyarakat Banten dapat memanfaatkan program tersebut serta mendapatkan pelayanan prima dari pemerintah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masyarakat Banten mulai sadar terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan, sehingga mereka antusias memanfaatkan program kesehatan gratis dari Presiden," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan program tersebut diarahkan bukan semata-mata untuk mengejar angka capaian, melainkan memastikan masyarakat benar-benar memperoleh akses pemeriksaan kesehatan.

"Pesan arahan Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur sangat jelas, yaitu capaian CKG bukan hanya sekadar target angka, tetapi bagaimana caranya kalau bisa lebih dari separuh penduduk mendapatkan akses layanan CKG," ujar Ati.

Ia menjelaskan, pemeriksaan sejak dini memungkinkan penyakit ditemukan dan ditangani lebih cepat sehingga upaya pencegahan menjadi lebih mudah dan murah. Hasil pemeriksaan CKG di Banten banyak menemukan penyakit tidak menular, terutama hipertensi dan diabetes.

Apabila tidak terkendali, kedua penyakit tersebut dapat memicu penyakit jantung hingga gagal ginjal yang membutuhkan layanan cuci darah.

Selain itu, pemerintah juga melakukan deteksi penyakit menular, khususnya TBC. Banten ditargetkan menemukan sekitar 50.750 penderita TBC pada tahun ini. Hingga September, penemuan kasus telah mencapai sekitar 66 persen.

"Sekarang kita lakukan active case finding di mana-mana. Kami optimistis target bisa tercapai," kata Ati.

(aik/dwr)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |