WN Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori Hendak Kabur ke Sumatera untuk Jauhi TKP

2 hours ago 3

Jakarta -

Polisi menangkap WN Irak Fuad yang membunuh cucu Mpok Nori, wanita berinisial DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Pelaku ditangkap saat hendak kabur ke Sumatera menaiki bus.

"Pelaku kami amankan pada tanggal 21 Maret 2026 pukul 12.49 WIB, tepatnya berada di Jalan Tol Tangerang-Merak Kilometer 68, di rest area Kilometer 68," kata Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J Atupah, kepada wartawan, Senin (23/3/2026).

Fechy mengatakan pelaku tak punya tujuan pasti saat hendak kabur ke Sumatera. Dia mengatakan pelaku kabur karena berusaha menjauhi tempat kejadian perkara (TKP).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia berusaha menjauh dari TKP," ujarnya.

Fechy mengatakan pelaku menyesal telah membunuh eks istri sirinya itu. Pelaku kooperatif saat ditangkap.

"Pada saat pengamanan, diamankan, pelaku kooperatif, tidak melawan, kita bawa langsung ke kantor," ujarnya.

Sebagai informasi, pelaku ditangkap pada Sabtu (21/3) siang saat menumpangi bus menuju Pulau Sumatera di Kilometer 68 Tol Tangerang-Merak, Banten. Polisi juga telah menetapkan pelaku sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 458 subsider Pasal 468 KUHP.

Diketahui, korban ditemukan pada Sabtu (21/3), pukul 04.30 WIB, di Jalan Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jaktim. Awalnya, ibu korban berinisial B mendatangi kontrakan korban pada Sabtu (21/3), pukul 03.00 WIB.

Namun, saat itu pintu rumah dalam keadaan terkunci. Kakak korban berinisial A kemudian mendobrak pintu rumah.

Saat itu, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lantai. Polisi menyebut kondisi darah korban sudah mengering.

"KA SPK, Iden Polres Metro Jaktim, serta Piket Reskrim pada pukul 05.30 WIB, datang ke TKP. Hasil sementara terdapat luka sayatan di leher," ucapnya.

Polisi mengatakan pelaku tega membunuh korban karena tak mau diajak berpisah. Pelaku melakukan aksinya menggunakan pisau dapur bergagang stainless.

"Korban ingin pisah hubungannya dengan tersangka, namun tersangka tidak mau," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal saat dikonfirmasi, Minggu (22/3).

(mib/eva)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |