Warga Dengar Suara Letupan Saat Kebakaran Tewaskan Sekeluarga di Jakbar

4 hours ago 4

Jakarta -

Warga mengungkap detik-detik kebakaran yang menewaskan satu keluarga di kawasan Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat. Peristiwa bermula dari suara mencurigakan yang terdengar sebelum api tiba-tiba membesar dari dalam rumah korban.

Salah satu warga, Delsi (45), mengatakan istrinya terbangun sekitar pukul 01.30 WIB karena mendengar suara seperti aliran air menyala dari arah rumah korban. Karena penasaran, istrinya lalu mengintip dari jendela.

"Pas ngintip, ternyata api sudah besar di bawah," kata Anto saat ditemui di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, Sabtu (18/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat kobaran api, Delsi bersama keluarganya langsung berteriak kebakaran untuk membangunkan warga sekitar. Sejumlah warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 WIB.

Warga lainnya, Septio (21), menyebut sebelum api membesar, sempat terdengar suara ledakan. Ia menduga percikan api berasal dari kabel listrik di luar rumah yang kemudian merembet ke bagian dalam.

"Awalnya dengar suara letupan, terus apinya kelihatan makin besar. Diduga dari kabel di tiang listrik, keluar api, nyambung ke kabel yang masuk ke rumah," ujarnya.

Api dengan cepat membesar karena di bagian teras rumah terdapat kendaraan, termasuk sepeda motor dan sepeda listrik. Bahkan, diduga terjadi ledakan dari kendaraan yang terbakar.

"Di dalam ada motor, mungkin bensinnya kena api jadi meledak. Sepeda listrik juga kemungkinan ikut meledak, itu yang bikin api makin parah," tambahnya.

Saat kejadian, para penghuni rumah diketahui sedang tertidur. Warga sempat mencoba menghubungi korban, namun tidak mendapat respons.

"Posisinya lagi tidur semua. Sempat diteleponin juga nggak ada yang angkat, mungkin baru sadar pas api sudah besar," ucapnya.

Padahal, menurut Septio, sebenarnya terdapat akses untuk menyelamatkan diri, seperti jalur ke lantai atas atau rooftop. Namun diduga korban panik sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.

Warga mengenal para korban sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul di lingkungan sekitar. Kejadian ini pun meninggalkan duka mendalam bagi tetangga.

"Orangnya baik, ramah, nggak milih-milih. Kehilangan banget," ujar Septio.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, warga juga menduga api bisa berasal dari sepeda listrik yang tengah diisi daya sebelum akhirnya merembet ke kendaraan lain dan membesar.

Diketahui, kebakaran itu terjadi pada Jumat (17/4) dini hari, sekitar pukul 02.18 WIB. Rumah yang terbakar berlokasi di Jalan Rambutan Timur 6 RT 05 RW 04, Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakbar.

"Objek kebakaran rumah tinggal. Korban jiwa 5 orang," kata Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakbar, Achmad Saiful Kahfi, Jumat (17/5).

Pada penanganan awal, sebanyak 8 unit mobil beserta 40 personel pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP). Petugas damkar menemukan para korban saat menyisir bagian dalam rumah tinggal itu.

(bel/dek)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |