Senggolan di Jalan Picu Pemotor Bawa Anak Dipukul Pengemudi Ninja di Tebet

1 month ago 6
Jakarta -

Polisi masih menyelidiki kasus cekcok sesama pengendara motor (pemotor) berujung pemukulan di Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel). Cekcok bermula saat mereka senggolan di jalan hingga pemotor yang membawa istri dan anak dipukul.

Peristiwa itu terjadi di persimpangan lampu lalu lintas (lalin) Persojo, Jalan Dr. Saharjo, Tebet, Jaksel. Pemotor yang membawa anak itu bersenggolan dengan pemotor Kawasaki Ninja hingga terjadi pemukulan.

"Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi dan keterangan saksi, peristiwa bermula dari senggolan antara sepeda motor Honda Scoopy berpelat B-5515-SDY dengan Kawasaki Ninja ZX25R berpelat B-4358-UBS," ujar Kapolsek Tebet AKP Ischak dalam keterangannya, Kamis (2/7).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat senggolan tersebut, kedua pemotor adu mulut. Kemudian berlanjut menjadi aksi saling pukul sehingga menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat.

Warga sekitar kemudian melerai kedua belah pihak. Setelah dilerai, keduanya sepakat untuk menyelesaikan permasalahan di Polsek Tebet.

"Namun, setibanya di Polsek Tebet, hanya pengendara Honda Scoopy yang datang, sedangkan pengendara Kawasaki ZX25R tidak memenuhi kesepakatan dan meninggalkan lokasi tanpa datang ke Polsek Tebet," ungkapnya.

Korban, pemotor Honda Scoopy berinisial RS datang ke Polsek Tebet untuk berkonsultasi terkait pembuatan laporan polisi. Korban diarahkan untuk terlebih dahulu menjalani pemeriksaan visum di rumah sakit sebagai bagian dari kelengkapan proses penyelidikan.

"Namun, korban menunda pelaksanaan visum karena ingin mengantar istri dan anaknya pulang ke rumah serta berkonsultasi terlebih dahulu dengan pihak keluarga," ucapnya.

"Saat kejadian, Rizky Saputra sedang mengendarai sepeda motor bersama istri dan anaknya. Korban dalam kondisi sadar dan dapat memberikan keterangan kepada petugas di Polsek Tebet," tambahnya.

Saat ini laporan dari korban telah diterima dan proses penyelidikan masih terus dilakukan oleh penyidik Polsek Tebet Polisi masih berupaya mengidentifikasi pengendara Kawasaki ZX25R yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Kronologi Versi Korban

Dalam video kejadian viral dilihat detikcom, Rabu (1/7), tampak pengunggah video tersebut menarasikan sedang membawa anaknya saat berkendara motor. Anak yang masih balita itu terlihat menangis.

Pengunggah video, SA (30), menjelaskan awal dari kejadian tersebut yang terjadi pada Selasa (30/6). Dia mengaku kejadian tersebut berawal dari pelaku yang disebutnya berteriak kasar saat mereka mencoba melaju lurus di Jalan Saharjo ketika mengarah ke Pancoran.

"Pelaku ini dari arah Pancoran mau belok ke arah Tebet (lampu hijau), posisi kami mau ke arah Pancoran dari Saharjo (lampu merah). Kita posisinya ada di sebelah kiri jalan, kita maju sedikit karena ada yang mau belok ke kiri langsung. Kita sama sekali tidak menutup jalan si pelaku, jalanan sangat lega, tidak ada senggol menyenggol kendaraan, tapi entah kenapa pelaku nyamperin kita dan berteriak kata-kata kasar," ujar SA dalam keterangannya.

SA mengaku bahwa suaminya, yang mengendarai motor, sudah meminta maaf kepada pelaku. Namun, menurutnya, pelaku sempat mengaku memiliki bekingan hingga kemudian mencoba memukuli suaminya.

"Suami saya sudah meminta maaf dan berkata pelan, karena tadi dari belakang ada yang mau belok langsung ke kiri, entah kenapa pelaku yang bilang dirinya orang kaya dan punya bekingan anggota ini langsung memaki kami di depan anak kami," katanya.

"Posisi kami masih di atas motor. Pelaku ini mau mukul suami saya tapi saya tangkis pakai tangan saya, tangan saya perih kena pukul pelaku," katanya.

Setelah itu, menurut dia, pasangan dari sang pelaku sempat memukulinya. Suami dari SA pun akhirnya dipukul oleh pelaku.

"Saya balas pukulan si pelaku ini, dan kami berdebat, dan sudah dipisahin warga sekitar. Saya sudah duduk di motor mau ke Polsek, cewek nya si pelaku ini mukul saya dari belakang, suami saya tidak terima, suami saya turun, anak saya dipegang sama warga sekitar, dan suami saya ditonjok sama pelaku. Kita ada bukti video dari warga sekitar," katanya.

Imbas dari kejadian tersebut, SA mengaku anaknya yang masih balita terus-terusan menangis dan ketakutan.

"Anak saya nggak berhenti nangis dan ketakutan," imbuhnya.

Tonton juga video "Viral Pemotor Pukuli Pasutri di Tebet Jaksel, Polisi Selidiki"

(dvp/jbr)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |