Preman di Garut Ancam Bunuh Kapolsek dan Camat Usai Ditegur Mokel

6 hours ago 1

Kabupaten Garut -

Video seorang kapolsek yang bergelut dengan preman kampung di Kabupaten Garut, Jawa Barat, viral di media sosial (medsos). Diketahui, peristiwa itu dipicu pria yang tak terima ditegur saat makan di siang hari pada bulan Ramadan (mokel) hingga mengancam membunuh kapolsek serta camat.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (13/3) sore di Kecamatan Pakenjeng, Garut. Preman kampung bernama Tio alias Tito Kobra itu mengancam Kapolsek Pakenjeng Iptu Muslih Hidayat.

Muslih mengatakan peristiwa bermula sekitar 10 hari lalu saat dirinya dalam perjalanan pulang dari kegiatan Safari Ramadan dan dilanjutkan patroli di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Pakenjeng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat berada di PLTM, saya merasa aneh. Ada banyak motor, tapi orangnya tidak ada. Kemudian saya telusuri, ternyata orang-orangnya ada di bawah sedang minim-minum," kata Muslih, dilansir detikJabar, Sabtu (14/3/2026).

Kepada para pemuda yang kedapatan tidak berpuasa tersebut, Muslih memberikan hukuman push-up atas dasar Maklumat Bupati Garut tentang imbauan di bulan Ramadan. Namun, pada Jumat (13/3) kemarin, tanpa disangka Tito Kobra menghampiri Muslih yang hendak berbagi takjil dengan komunitas pemuda di Pakenjeng.

Tito mengaku tersinggung oleh perilaku Muslih yang merazia Tito dan anak buahnya saat sedang makan di siang hari tempo hari. Muslih kemudian menjelaskan tugas dan fungsinya sebagai polisi, tetapi Tito tidak terima.

Muslih, yang awalnya menahan diri, lalu terpancing emosi kala Tito mengancam akan membunuhnya dan Camat Pakenjeng. Muslih meradang dan langsung melumpuhkan Tito dengan tujuan untuk mengamankannya ke Mapolsek. Namun Tito melawan hingga terjadi perkelahian.

"Saat berlalu, dia bicara.... kalau begitu, ku aing dipaehan Camat sakalaian jeung Kapolsekna," ungkap Muslih menirukan ucapan Tito.

Tito Kobra akhirnya menyerah. Saat dilakukan penggeledahan, Tito Kobra kedapatan membawa sebilah golok berukuran kecil. Muslih memutuskan tak membuat laporan secara resmi untuk memproses hukum Tito. Muslih memilih berbesar hati atas kejadian tersebut.

Simak selengkapnya di sini.

Lihat juga Video Viral Jukir Ancam Bunuh Pengendara di Medan gegara Tidak Diberi Uang

(jbr/imk)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |