Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan kenaikan indeks pembangunan manusia (IPM) Jakarta menjadi bukti kualitas pendidikan, kesehatan, dan kehidupan masyarakat di ibu kota terus membaik. Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan kebijakan yang dijalankan Pemprov DKI Jakarta berada di jalur yang tepat.
Hal itu disampaikan Pramono saat membuka Workshop National Creativity Day for Teacher 2026 di kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
"Jakarta baru saja mendapatkan indeks pembangunan manusia atau IPM. Indeks pembangunan manusia ini mengukur bagaimana kualitas pendidikan, kesehatan, dan kualitas hidup di masing-masing provinsi," kata Pramono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono mengatakan Jakarta kembali menjadi provinsi dengan IPM tertinggi di Indonesia. Tahun ini, nilainya meningkat menjadi 85,05 dari sekitar 84 pada tahun sebelumnya.
"Tahun lalu Jakarta sudah juara satu. Yang saya senang di tahun 2026 yang baru saja diumumkan beberapa hari yang lalu, Jakarta kembali nomor satu dan angkanya naik menjadi 85,05," ujarnya.
Menurut Pramono, kenaikan tersebut mencerminkan makin baiknya kualitas layanan pendidikan, kesehatan, hingga aspek sosial di Jakarta.
"Ini menunjukkan bahwa kenyamanan, keamanan, pendidikan, kesehatan, hal-hal yang berkaitan dengan sosial, benar-benar Jakarta ini menjadi lebih baik," ucapnya.
Meski demikian, Pramono menegaskan capaian tersebut bukan untuk dibanggakan semata. Baginya, posisi Jakarta sebagai provinsi dengan IPM tertinggi justru menjadi pengingat agar pemerintah terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Bagi saya pribadi sebagai Gubernur Jakarta, tentunya ini bukan sesuatu yang membanggakan. Tetapi ini menjadi pengingat kepada kita semua bahwa apa yang kita lakukan sudah pada trek yang benar," katanya.
Pramono juga memaparkan lima besar provinsi dengan IPM tertinggi di Indonesia. Jakarta berada di posisi pertama, disusul Daerah Istimewa Yogyakarta, Riau, Kalimantan Timur, dan Bali.
Ia berharap capaian tersebut menjadi modal bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk para guru, untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Jakarta.
"Sehingga dengan demikian modal inilah yang menjadi dasar bagi kita semua terutama para guru untuk menjadi bangga dan merasa memiliki Jakarta ini bersama-sama," pungkasnya.
Tonton juga video "Pramono Siapkan RPTRA Borobudur Jadi Arena Liga Aspal di Menteng"
(bel/maa)

















































