Pramono Perintahkan DLH Bersihkan Gunungan Sampah Dekat SD Kedaung Kali Angke

12 hours ago 4

Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta segera membersihkan gunungan sampah di dekat SDN Kedaung Kali Angke 12, Jakarta Barat. Tumpukan sampah itu disebut telah mengganggu aktivitas warga, termasuk para siswa dan orang tua murid.

Pramono mengatakan dirinya telah menerima video yang memperlihatkan kondisi gunungan sampah tersebut pada Jumat (7/8/2026) pagi. Setelah melihatnya, ia langsung menginstruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi untuk turun tangan.

Dalam video yang beredar, tumpukan sampah yang menggunung di kawasan Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, meluber hingga menutup akses jalan menuju SDN Kedaung Kali Angke 12 Pagi dan SDN Kedaung Kali Angke 03 Pagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi pagi kebetulan saya mendapatkan video tentang itu dan saya langsung meminta kepada Dinas LH, Pak Dudi, untuk segera membersihkan," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Menurut Pramono, tumpukan sampah itu berasal dari aktivitas pihak swasta yang membuang sampah secara ilegal. Ia menegaskan praktik tersebut tidak boleh dibiarkan.

"Memang sekali lagi yang melakukan adalah swasta. Dan yang seperti ini tidak boleh terjadi," ujarnya.

Pramono mengungkapkan telah meminta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta mengumumkan identitas pelaku penimbunan sampah ilegal kepada masyarakat. Ia menyebut pelaku memanfaatkan jasa pengangkutan sampah dari sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka), lalu membuangnya di lokasi yang tidak semestinya.

"Saya sudah minta kepada Kominfotik untuk segera mengumumkan siapa pun pelaku yang kemudian menikmati, mengambil sampah dari Horeka (hotel, restoran, kafe), menimbun di satu tempat yang ilegal dan tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Pramono mengatakan ketika persoalan mencuat, para pelaku justru menghilang dan meninggalkan tanggung jawab kepada pemerintah.

"Kemudian begitu ada persoalan, mereka seakan-akan menghilang. Dan Pemerintah DKI Jakarta yang harus melakukan pembersihan," katanya.

Ia menyebut praktik serupa terjadi di beberapa lokasi dan belakangan ramai menjadi sorotan publik. Karena itu, Pemprov DKI akan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku.

"Dan itu terjadi tiga, empat tempat yang terakhir ini viral. Maka untuk itu, yang pertama saya sudah minta untuk diambil tindakan tegas," tegas Pramono.

Tak hanya itu, Pramono juga akan meminta pelaku usaha hotel, restoran, dan kafe tidak lagi menggunakan jasa perusahaan pengangkut sampah yang terbukti melakukan pembuangan ilegal.

"Yang kedua, pada saatnya nanti semua akan kita umumkan kepada publik. Dan kami akan minta kepada Horeka, hotel, restoran, kafe yang selama ini dilayani oleh mereka untuk tidak menggunakan jasa mereka," pungkasnya.

(bel/whn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |