Prabowo Tegaskan Pembangunan Jembatan Gantung untuk Kepentingan Rakyat

5 hours ago 9

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menyinggung ada pihak-pihak yang menganggap pembangunan jembatan gantung bukan proyek strategis. Prabowo menegaskan jembatan itu merupakan prioritas untuk menjawab kesulitan rakyat di daerah terpencil.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan 218 jembatan di semua wilayah di seluruh RI, termasuk di daerah terpencil yang digelar secara daring, Senin (9/3/2026). Prabowo menyebutkan pihak anomali yang lebih ingin membangun gedung pencakar langit hingga monumen.

"Mungkin ada orang yang memandang jembatan gantung yang mungkin menyeberangi beberapa belas meter atau beberapa puluh meter sesuatu yang tidak strategis," kata Prabowo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada pihak-pihak yang ingin membangun monumen-monumen besar, membangun pencakar langit, membangun gedung-gedung mewah," imbuh dia.

Di sisi lain, Prabowo mengaku lega dengan capaian pembangunan jembatan di berbagai pelosok tanah air. Ia mengatakan anak-anak di desa tidak lagi kesulitan berangkat sekolah.

"Sekarang saya tidur lebih lega karena anak-anak di desa-desa terpencil tidak perlu lagi menyeberangi sungai dengan keadaan bahaya terhadap keselamatannya. Anak-anak kita di tempat-tempat terpencil tidak perlu lagi duduk di kelas dengan pakaian basah, pulang dari sekolah dengan pakaian basah," ujarnya.

Prabowo menegaskan jembatan di daerah terpencil memang berukuran tidak besar tetapi memiliki arti yang sangat strategis bagi pemerintahannya. Ia menyebutkan pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kepentingan rakyat.

"Saudara-saudara sekalian, inilah artinya bahwa sesungguhnya jembatan gantung di daerah terpencil yang hanya sekian meter lebarnya dan hanya sekian meter panjangnya, sesungguhnya jembatan itu adalah strategis bagi pemerintah yang saya pimpin. Bahwa kepentingan rakyat adalah yang paling kita utamakan," ujarnya.

Diketahui, 218 jembatan yang diresmikan di antaranya, 77 jembatan bailey, 59 jembatan aramco, dan 82 jembatan perintis. Prabowo menyatakan peresmian ratusan jembatan yang memakan waktu 2,5 bulan ini capaian yang membanggakan.

Menurut dia, pencapaian tersebut mencerminkan kesungguhan dan kerja keras para prajurit TNI serta para petugas di lapangan, baik di wilayah terdampak bencana maupun daerah lain, yang sangat membutuhkan infrastruktur jembatan untuk menunjang aktivitas masyarakat.

"Karena itu, acara hari ini, peresmian 218 jembatan yang telah dilaksanakan dalam waktu 2,5 bulan adalah suatu prestasi yang menurut hemat saya adalah prestasi luar biasa. Prestasi ini menunjukkan kesungguhan hati dari seluruh prajurit TNI, seluruh petugas di daerah-daerah yang terkena bencana dan juga daerah-daerah lain yang sangat memerlukan jembatan-jembatan ini," ujarnya.

(eva/dek)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |