Polisi turun tangan menyelidiki kasus pengendara motor (pemotor) diduga dipukul pemotor Kawasaki Ninja di Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel). Identitas terduga pelaku telah dikantongi.
"Kita sudah cek tempat kejadian perkara (TKP), kemudian data orang yang melakukan kan kita sudah kantongin," ujar Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi, Minggu (5/7/2026).
Polisi telah memonitor kasus dugaan kekerasan dialami pemotor yang videonya viral di media sosial (medsos) tersebut. Polisi bergerak proaktif dengan mencari korban untuk mendapatkan keterangan terkait dugaan penganiayaan yang terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Udah (komunikasi ke korban), kan kita kan cari nih, kan gitu. Akhirnya ya udah, orangnya udah di polsek kata Kanit," ungkapnya.
Polisi masih mendalami dugaan penganiayaan yang terjadi. Nurma mengatakan, meski korban belum membuat laporan polisi (LP), Polsek Jagakarsa akan tetap mendalami kasus tersebut.
"Ya kalau memang dia nggak mau laporan, tetep kita proses aja," ujarnya.
Dari video yang dilihat detikcom, terlihat korban sedang mengendarai motor dan diikuti pemotor lain yang mengemudikan Kasawasi Ninja berwarna hijau. Tampak pemotor Ninja itu menggeber gas motornya sambil mengikuti korban.
"Sumpah gua ditampol sama orang. Lu ngapa, Bang?" ujar korban.
"Ya udah video call bokap lu," jawab pemotor Ninja.
"Kenapa? Ya kenapa mukul? Masalahnya apa?" tanya korban.
"Lu emang gua tampol? Emang kenapa kalau gua tampol?" ucap pemotor Ninja sambil beberapa kali memukul kepala korban.
Korban tidak mengetahui hal yang membuatnya dipukul oleh bang jago pemotor Ninja itu. Dia kembali bertanya soal apakah dia membuat kesalahan sehingga tiba-tiba dipukul di jalanan.
"Ya masalahnya apa, Bang?" tanya korban lagi.
"Buka dulu helm lo, lu nggak kenal sama gua? Ayo," jawab pemotor Ninja dengan nada menantang.
"Gua mau kerja, Bang," jawab korban sambil pergi meninggalkan pelaku.
(dvp/jbr)

















































