Polairud Polda Metro Bantu Bersihkan Lumpur Sisa Banjir di Kampung Melayu

5 hours ago 4

Jakarta -

Banjir melanda permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur sudah surut. Personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya ikut membantu membersihkan sisa lumpur yang menempel di rumah warga akibat banjir.

Kegiatan bersih-bersih itu bagian dari aksi Satgas ASRI Bang Jasri (Bhayangkara Jakarta ASRI) dalam rangka Operasi Ketupat 2026 berlangsung Minggu (22/3/2026). Menggunakan peralatan seadanya, petugas bersama warga bahu-membahu mengangkat lumpur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polairud Polda Metro Jaya membantu bersihkan lumpur sisa banjir di Kampung MelayuFoto: Polairud Polda Metro Jaya membantu bersihkan lumpur sisa banjir di Kampung Melayu (dok. istimewa)

Kegiatan ini dipimpin Koordinator Siaga SAR AKP Hamdannallah dan Wakil Koordinator IPDA Gede Mahardika.Sebanyak 24 personel Pleton I Siaga Bencana diterjunkan ke lokasi.


Dirpolairud Polda Metro Jaya, Kombes Mustofa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Khususnya saat warga membutuhkan bantuan pascabencana.

"Kami hadir tidak hanya untuk melakukan patroli dan pengamanan, tetapi juga membantu masyarakat memulihkan lingkungan tempat tinggalnya. Ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polri kepada masyarakat yang terdampak bencana," ujarnya.

Banjir terjadi pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB hingga 22.00 WIB dan menggenangi 4 RT, yakni RT 11 dan RT 12 RW 04 serta RT 13 dan RT 14 RW 05 Kelurahan Kampung Melayu.

Selain membantu proses pembersihan, personel Ditpolairud juga tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan pasca banjir.

Kehadiran Polri di tengah masyarakat ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga lingkungan melalui Gerakan Indonesia Asri.

Polri juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan serta segera melaporkan apabila membutuhkan bantuan kepolisian melalui layanan darurat 110, yang siap melayani selama 24 jam. Di tengah keterbatasan pascabanjir, semangat gotong royong antara warga dan aparat menjadi harapan untuk mempercepat pemulihan kondisi di Kampung Melayu.

(dek/imk)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |