Penampakan Barang Penumpang KRL Korban Tabrakan Kereta di Bekasi

2 hours ago 3
Bekasi -

KAI Commuter masih menyimpan sejumlah barang milik penumpang KRL yang menjadi korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL. Barang-barang itu disimpan di Stasiun Bekasi Timur.

Pantauan detikcom di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026), barang-barang tersebut terdiri dari tas, laptop, dompet, jam tangan, sepatu, sandal, handphone, headphone, buku, boks kacamata, charger, gelang, parfum, STNK, hingga lipstik. Beberapa dari barang tersebut tampak rusak.

Barang-barang milik korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang masih disimpan di Stasiun Bekasi Timur (Kurniawan/detikcom)Barang-barang milik korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang masih disimpan di Stasiun Bekasi Timur. (Kurniawan/detikcom)

"Untuk barang-barang yang kami temukan totalnya ada 84. Sudah diambil pemilik maupun keluarga pemilik 20 barang dan sekarang tersisa 64 barang," ujar Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Leza mengatakan barang-barang tersebut bisa diambil oleh keluarga maupun korban yang merasa kehilangan. Dia mengatakan pihak yang mengambil barang dapat menunjukkan kartu identitas untuk keperluan pendataan.

"Bagi keluarga pemilik ataupun pemilik yang ingin mengambil kami persilakan. Barang-barang tersebut tersimpan di ruang staf Stasiun Bekasi Timur. Pemilik atau keluarga pemilik barang bisa mengambil barang tersebut dengan menunjukkan identitas, bisa KTP maupun KK," ujarnya.

Kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. Peristiwa itu berawal dari taksi tertemper KRL di perlintasan yang tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur.

Barang-barang milik korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang masih disimpan di Stasiun Bekasi Timur (Kurniawan/detikcom)Barang-barang milik korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang masih disimpan di Stasiun Bekasi Timur (Kurniawan/detikcom)

Peristiwa taksi tertemper KRL itu mengakibatkan KRL di Stasiun Bekasi Timur menunggu lebih lama. KA Argo Bromo Anggrek kemudian datang dan menabrak dari belakang.

Korban tewas kecelakaan kereta api tersebut mencapai 16 orang dan puluhan orang terluka.

(kuf/haf)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |