Pemkab Sidoarjo Fokus Betonisasi Jalan, Kendaraan Over Tonase Jadi Sorotan

3 hours ago 3

Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo terus memfokuskan penanganan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Selain melakukan perawatan dan betonisasi, kendaraan bertonase lebih juga menjadi sorotan sebab turut memicu kerusakan jalan.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan seluruh anggaran perawatan jalan tahun ini telah berjalan. Selanjutnya, Pemkab akan fokus pada program betonisasi.

"Kalau progres mengenai jalan hari ini, anggaran kita untuk perawatan jalan semua sudah selesai. Tinggal kita betonisasi," kata Subandi, Jumat (15/4/2026).

Pemkab juga berkolaborasi dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mengoptimalkan pemeliharaan infrastruktur jalan.

"Kemarin ada CSR Rp 600 juta dari Delta Artha. Ini kita gunakan," tuturnya.

Subandi menambahkan proyek fisik infrastruktur jalan dengan kolaborasi CSR tersebut rencananya mulai diluncurkan pada akhir Juni 2026. Ia ingin proses pengerjaan proyek dilakukan lebih terbuka dan memberi ruang bagi kontraktor yang ada di Sidoarjo.

"Minimal kontraktor ini bisa kerja semua. Yang kedua, sudah tidak ada lagi yang bermain bendera-bendera, pinjam bendera dan apa. Kita datangkan semuanya CV-nya, kita akan melihat. Setelah itu akan kita koreksi CV-CV ini yang kita kasih kerjaan bagus atau tidak," tutur Subandi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo Makhmud menjelaskan kerusakan jalan tidak hanya dipicu faktor cuaca, tetapi juga kendaraan yang melintas melebihi kapasitas jalan.

"Memang tonase yang lewat di Sidoarjo juga sudah melebihi semua," kata Makhmud.

Karena itu, Pemkab juga mengajukan perubahan kelas jalan ke pemerintah provinsi dan pusat. Seperti di ruas Lingkar Timur hingga Sukodono-Gedangan.

"Kelas jalan ini sudah kita ajukan saat ini di Gubernur. Baru nanti penertibannya bagaimana nanti, setelah SK turun," ungkapnya.

Selain itu, faktor usia aspal juga turut mempengaruhi kondisi jalan di Sidoarjo. Pemkab berharap overlay jalan bisa dilakukan bertahap mulai 2027 mendatang. Saat ini, perbaikan jalan dilakukan setiap hari melalui lima satgas. Total ada 92 ruas jalan yang ditangani.

"Kalau yang kontraktual itu sudah 42. Yang satgas itu kurang lebih 50 ruas. Total 92 ruas yang kita kerjakan. Ruas kita totalnya banyak ya. Itu belum kecamatan yang ada PIWK," pungkas Makhmud. (akn/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |