Melihat Museum Ibu Marsinah yang Bakal Diresmikan Prabowo Besok

3 hours ago 7
Nganjuk -

Museum Ibu Marsinah di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, telah selesai dibangun. Presiden Prabowo Subianto direncanakan meresmikan museum yang menjadi simbol perjuangan buruh Indonesia itu besok.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea selaku inisiator pembangunan museum menyebut persiapan peresmian telah matang. Dia berharap peresmian berjalan lancar.

"Besok Bapak Presiden akan tiba di sini jam 08.45 WIB dan acara dimulai jam 09.00 WIB. Ini merupakan hal yang luar biasa, Presiden punya concern yang sangat besar untuk perjuangan buruh Indonesia," kata Andi Gani saat gladi resik di Nganjuk, Jumat (15/5/2026).

Andi Gani mengatakan pembangunan museum dilakukan secara mandiri oleh KSPSI tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dia mengatakan KSPSI memiliki manajerial dan keuangan organisasi independen.

"Museum ini dibangun tanpa dana APBN. Kenapa KSPSI mampu? Karena kami memiliki manajerial kekuatan keuangan yang kuat. Ini adalah bentuk kesadaran penuh karena Ibu Marsinah adalah anggota KSPSI," tuturnya.

Museum Ibu Marsinah di Nganjuk (Rumondang/detikcom)Museum Ibu Marsinah di Nganjuk (Rumondang/detikcom)

Dia menjelaskan isi museum terdiri atas beberapa segmen yang menggambarkan perjalanan hidup Marsinah. Misalnya, pakaian asli yang dikenakan Marsinah sebelum meninggal, tas yang dibawa saat itu, hingga kliping koran asli yang merekam peristiwa pembunuhan serta proses pengadilannya.

"Isinya adalah mulai dari awal ini ada pakaian Ibu Marsinah pada saat sebelum meninggal. Ini tas yang waktu itu dibawa, lalu ini ada kliping-kliping koran, kalau kita lihat ada kliping pembunuhannya kenapa, dan nah ini dia semuanya lengkap," jelas Andi Gandi.

Pantauan detikcom, museum ini juga menampilkan diorama kondisi buruh tahun 90-an dan sejarah 13 orang yang dipaksa menandatangani surat pengunduran diri saat itu. Selain itu, ada juga rangkuman hal-hal yang diperjuangkan Marsinah kala itu.

Salah satu yang unik, museum ini dibangun tepat di atas tempat 'ari-ari' Marsinah ditanam. Lokasi museumnya juga berada tepat di sebelah rumah masa kecil Marsinah.

"Di atas museum ini adalah tempat ari-arinya Ibu Marsinah dikuburkan. Jadi ini punya sejarah kuat yang luar biasa," kata Andi Gani.

Museum Ibu Marsinah di Nganjuk (Rumondang/detikcom)Museum Ibu Marsinah di Nganjuk (Rumondang/detikcom)

Andi Gani menyebut pihaknya mengadopsi konsep dari Museum Galeri Nasional Singapura dalam penataan Museum Ibu Marsinah. Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Irhamni serta jajaran Desk Ketenagakerjaan Polri ikut mensupervisi pembangunan museum.

"Nah ini kita mengadopsi, Pak Irhami dan tim berangkat ke Museum Galeri Nasional di Singapura. Akhirnya teradopsilah (konsep) ini," sebutnya.

Selain museum, di lokasi yang sama juga dibangun Rumah Singgah untuk para peziarah atau aktivis buruh dari luar kota. Fasilitas ini dapat digunakan secara gratis.

Kegiatan peresmian diperkirakan akan diikuti sekitar 7.000 buruh yang datang dari Surabaya, Nganjuk, Mojokerto, hingga Jombang. Selain Presiden Prabowo, sejumlah tokoh juga dijadwalkan hadir, di antaranya Sekjen ITUC (Konfederasi Serikat Buruh Internasional) Shoya Yoshida, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, hingga jajaran pimpinan MPR dan DPD RI.

Setelah diresmikan besok, museum ini baru akan dibuka secara resmi untuk masyarakat umum tujuh hari kemudian. Warga dapat datang tanpa dipungut biaya alias gratis.

(ond/haf)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |