Makassar -
Emak-emak berinisial SU (41), yang membakar toko emas di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah merencanakan aksi itu sejak dari rumahnya. Rok pelaku sempat terbakar saat kabur setelah membakar toko itu.
Seorang saksi mata bernama Awal (36) sempat menyaksikan pelaku yang kabur dari toko setelah memicu kebakaran dari dari botol plastik berisi bensin. Dia melihat rok pelaku terkena api saat melarikan diri.
"Sempat terbakar juga itu ibu, bagian roknya di belakang. Tidak ada korban lain, dia ji saja kena api. Alat-alat di dalam tidak ada ji juga terbakar, di lantai ji. Tidak dilempar (botol menyerupai bom molotov), cuma jatuh di lantai, (terus) nyala," kata Awal, dilansir detikSulsel, Kamis (12/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awal sempat berupaya mengejar pelaku, tapi batal karena memutuskan memadamkan api lebih dulu. Beruntung, warga lainnya berhasil mengamankan pelaku.
"Itu api sumbernya Ibu yang bawa, itu botol saya kurang tahu disimpan di tasnya atau dia pegang. Yang jelas, begitu nyala, dia keluar itu ibu," tambah Awal.
Saksi lainnya, Firman (42), menambahkan pelaku yang ditangkap warga lalu dibawa di sebuah toko untuk menghindari amukan massa. Sekitar sejam setelah kebakaran, polisi datang mengamankan pelaku.
"(Pelaku) diamankan masuk toko biar tidak dimassa. Tapi kita sempat fokus dulu padamkan api, tapi ada yang lihat pelakunya lari, jadi dikejar," ucap Firman.
Firman turut membantu pemadaman di toko emas. Dia melihat botol dan tisu menyerupai bom molotov yang digunakan pelaku memicu kebakaran.
"Pakai botol mineral diisi bensin, ada tisu banyak terbakar, masih ada sisa-sisanya. Itu tadi awal pakai bajunya tutup itu api biar tidak membesar. Saya tendang botolnya dulu (keluar dari toko)," jelasnya.
Baca selengkapnya di sini
Saksikan Live DetikSore:
Lihat Video 'Heboh Emak-emak Lempar Bom Molotov ke Toko Emas di Makassar':
(idh/dhn)
















































