Menteri Ara Ungkap Peran Seskab Teddy di Program Rusun Subsidi Meikarta

3 hours ago 1

Jakarta -

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) berbicara soal perumusan proyek rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Ara mengungkap peran Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam pembahasan ini.

"Saya juga mau kasih tahu satu peranan strategis yang saya buka hari ini buat beberapa wartawan yang sering mendampingi saya, bagaimana peranan Seskab Letkol Teddy yang luar biasa," ungkap Ara saat groundbreaking rusun subsidi Meikarta, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/3/2026).

Ara mengatakan Seskab Teddy sangat teratur dan terampil saat mendiskusikan proyek. Hal ini termasuk dalam program 3 juta rumah ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagaimana ide-ide ini juga saya diskusikan sama beliau. Bagaimana detail, bagaimana masalah hukumnya, bagaimana terobosan pembiayaannya. Terus terang saya banyak sekali berdiskusi sama beliau. Masih muda, cermat, dan detail, dan solutif. Yang saya sukanya solutif dan cepat," ucap dia.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Herman Suryatman, menyebutkan berbagai persoalan dalam proyek hunian di Bekasi terbilang cukup banyak karena harus mengatasi backlog hingga 250 ribu kepala keluarga (KK).

Dia menuturkan, sejumlah gagasan yang disampaikan Seskab Teddy dinilai membantu proses penyelesaian berbagai kendala dalam proyek rusun subsidi di Kabupaten Bekasi tersebut.

"Pak Teddy ngasih gagasan ya. Pemikiran yang luar biasa. Jadi saya juga harus berterima kasih kepada beliau karena banyak sekali membantu proses-proses di sini," kata Maruarar merespons Sekda Jabar.

Terpisah, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo menyebutkan pembangunan rusun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi sebagai proyek teladan bagi Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto.

"Pertama-tama ingin saya haturkan banyak terima kasih kepada tuan rumah kita yang juga menghibahkan tanah Pak Mochtar dan Pak James. 30 hektare lebih yang saya lihat tadi. Kemungkinan bisa 140 ribu unit apartemen seperti dikatakan Pak Rosan (CEO Danantara) tadi ini bersejarah, luar biasa," kata Hashim.

Ia pun mencontohkan, pembangunan sekitar 140 ribu unit rusun atau apartemen subsidi di kawasan tersebut akan mendorong permintaan berbagai produk, seperti perabot rumah tangga, tempat tidur, hingga perangkat elektronik.

Hashim menambahkan, proyek perumahan juga akan berkontribusi terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional. "Saya amat yakin dan Presiden Prabowo Subianto amat yakin bahwa kita akan mencapai 8%. Karena dari perumahan saja kita sudah hitung 1,5 sampai 2%," tegasnya.

Dikatakan Hashim, proyek rusun subsidi Meikarta diharapkan menjadi contoh bagi proyek perumahan lain di Indonesia. "Saya kira ini akan menjadi salah satu proyek teladan. Satu contoh yang baik untuk proyek-proyek lainnya di Indonesia," tuturnya.

(rdp/dhn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |