Jakarta -
Dunia pelayaran Indonesia kembali gempar usai munculnya berita kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Pulau Madura. Kapal dengan trayek Surabaya-Makassar itu terbakar hebat pada Minggu (2/8) pagi WIB di koordinat 06°30'64'' LS dan 114°00'19'' BT, sekitar 19 nautical miles (NM) di utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.
Laporan resmi kebakaran ini diterima oleh petugas siaga Kantor SAR Surabaya dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB. atas informasi ini, sejumlah kapal yang berada dekat dengan lokasi kejadian langsung merapat untuk membantu proses evakuasi. Mengutip detikbali berdasarkan laporan dari Kapal Meratus Project 3, KMP Mutiara Sentosa II sudah hampir terbakar habis, satu jam usai informasi resmi diterima oleh Basarnas.
Merangkum detikbali, hingga Senin (3/8) pagi, tim penyelamat berhasil mengevakuasi 232 penumpang, 5 diantaranya meninggal dunia. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit. Evakuasi ini melibatkan 9 kapal penolong, salah satunya adalah KN SAR 249 Permadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban berhasil dievakuasi, selamat 227 dan meninggal dunia 5," kata Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).
Menanggapi tragedi ini, Menteri Perhubungan (Menhub) RI Dudy Purwagandhi mengungkap kondisi KMP Mutiara Sentosa II usai terbakar. Dirinya menyebut, meski terbakar hebat, kapal tersebut tidak lantas tenggelam.
"Kondisi kapal tidak tenggelam. Hanya terbakar saja dan masih mengapung. Tetapi api sudah padam. Mungkin masih ada asap yang yang ada di dalam," kata Dudy di Gapura Surya Nusantara, Pelindo Sub Regional III, Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8/2026).
Kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan di dunia pelayaran Indonesia. Mengapa hal serupa masih terus terjadi? Sejauh mana sistem keamanan pelayaran RI? Simak ulasannya dalam detikSore.
Tidak hanya mengulas hal tersebut, detikSore hari ini secara khusus akan mengikuti perkembangan terbaru evakuasi korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II. Apa saja informasi terbaru dari peristiwa ini? Simak laporan langsung Jurnalis detikJatim selengkapnya.
Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.
"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"
(vys/gub)
















































