Mahasiswa FKM Unhas Tutup PBL II di Salokaraja Soppeng, Fokus pada Hipertensi, Diabetes, dan Perilaku Merokok

2 weeks ago 19

SOPPENG — Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) resmi mengakhiri rangkaian kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) II di Kelurahan Salokaraja, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, melalui pelaksanaan Seminar Akhir pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya proses pembelajaran berbasis masyarakat yang telah berlangsung sejak 5 Januari 2026.

Seminar Akhir PBL II menjadi forum strategis bagi mahasiswa untuk memaparkan hasil pengkajian kondisi kesehatan masyarakat, mulai dari pengumpulan data lapangan, identifikasi permasalahan, hingga analisis situasi yang dilakukan bersama warga setempat. Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan peran aktif mahasiswa dalam memahami persoalan kesehatan masyarakat secara komprehensif dan kontekstual.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, antara lain Lurah Salokaraja Andi Walinono, S.Sos., M.AP beserta jajaran, perwakilan UPTD Puskesmas Malaka, Ketua LPMK, Babinsa, kepala sekolah TK dan SD se-Kelurahan Salokaraja, para ketua RT/RW, kader posyandu, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan dukungan dan kolaborasi nyata dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan.

Selama pelaksanaan PBL II, mahasiswa menerapkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui wawancara menggunakan kuesioner, pengumpulan data sekunder, observasi lingkungan, serta wawancara semi terstruktur. Selain itu, diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion/FGD) juga dilakukan bersama kader kesehatan dan masyarakat untuk menggali persoalan kesehatan yang dianggap paling berdampak.

Berdasarkan hasil analisis situasi dan penentuan prioritas masalah, mahasiswa menetapkan tiga isu kesehatan utama di Kelurahan Salokaraja, yakni hipertensi, diabetes melitus, dan perilaku merokok. Ketiga masalah tersebut dinilai memiliki prevalensi cukup tinggi dan membutuhkan perhatian serta upaya penanganan berkelanjutan melalui pendekatan promotif dan preventif.

Seluruh rangkaian kegiatan PBL II dilaksanakan di bawah bimbingan dosen supervisor lapangan, Awaluddin, SKM., M.Kes. Meskipun tidak selalu mendampingi secara langsung di lapangan, dosen pembimbing secara aktif memberikan arahan, masukan, dan pemantauan terhadap proses serta capaian kegiatan mahasiswa.

Tim mahasiswa PBL II Posko Kelurahan Salokaraja terdiri dari tujuh orang lintas departemen, dengan Zhafirah Alya Azhilah M (Kesehatan Lingkungan) sebagai koordinator kelurahan. Anggota lainnya meliputi Nirmala (Administrasi dan Kebijakan Kesehatan) sebagai sekretaris, Nurfadilah Susilo (Epidemiologi) sebagai bendahara, Mu’minatul Afifah (Epidemiologi) serta Salsabila Dahlan (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sebagai tim publikasi dan dokumentasi, Andi Nur Azizah Batari Alam (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sebagai perlengkapan, serta Hassya Andhara Aflaha Furqani (Administrasi dan Kebijakan Kesehatan).

Seminar akhir ditutup dengan penyampaian apresiasi dari pihak kelurahan, puskesmas, dan masyarakat atas dedikasi mahasiswa selama menjalankan PBL II di Kelurahan Salokaraja. Diharapkan, hasil pembelajaran dan pengalaman lapangan ini tidak hanya memperkuat kompetensi akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi bekal penting dalam pengabdian dan kontribusi nyata di bidang kesehatan masyarakat ke depan. (*)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |