Cilacap – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap 15 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) baru yang dipindahkan ke Lapas Besi pada Rabu, 4 Februari 2026.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal dalam proses penerimaan warga binaan sekaligus memastikan kondisi kesehatan mereka sebelum mengikuti program pembinaan.
Pemeriksaan dilaksanakan oleh petugas kesehatan Lapas, meliputi pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, pemeriksaan fisik umum, pendataan riwayat kesehatan, serta skrining awal untuk mendeteksi potensi penyakit menular maupun gangguan kesehatan lainnya.
Kepala Lapas Besi, Muda Husni, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi WBP baru merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar warga binaan sekaligus langkah preventif untuk menjaga kondisi lapas tetap aman dan kondusif.
“Pemeriksaan kesehatan ini wajib dilakukan untuk memastikan setiap WBP yang baru masuk dalam kondisi sehat dan terdata dengan baik. Selain sebagai bentuk pelayanan, ini juga menjadi langkah pencegahan agar tidak terjadi penyebaran penyakit di dalam lapas, ” ujarnya.
Senada dengan itu, Perawat Lapas Besi, Koniah, menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh agar kondisi kesehatan WBP dapat terpantau sejak awal.
“Kami lakukan pemeriksaan dasar dan skrining awal untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka. Jika ditemukan keluhan atau indikasi tertentu, akan segera kami tindak lanjuti sesuai prosedur pelayanan kesehatan, ” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Besi Nusakambangan menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal serta mendukung pembinaan warga binaan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
(Humas Lapas Besi)











































