Jakarta -
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sekaligus Ketua Satgas Jembatan Jenderal Maruli Simanjuntak menjelaskan hingga saat ini pembangunan jembatan telah berjalan di lebih dari seribu titik di seluruh Indonesia. Sementara, ada 218 jembatan yang telah selesai dibangun.
"Izin melaporkan tentang jembatan, pada saat ini kita sudah mulai mengerjakan di 1.072 jembatan, 218 sudah selesai," kata Maruli dalam laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto dari Desa Lhok Kuyuen, Kabupaten Aceh Utara, Senin (9/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, menurut Maruli, TNI AD juga memprioritaskan pembangunan jembatan di wilayah terdampak bencana di mana berdasarkan hasil survei, terdapat 480 jembatan yang membutuhkan penanganan segera. Sementara, saat ini pihaknya sudah menyelesaikan 148 jembatan.
"Khususnya untuk di daerah bencana Pak, kami sudah mensurvei ada 480 jembatan, dan kemungkinan ini juga akan terus bertambah. Kami sudah menyelesaikan 145 jembatan," jelas Maruli.
Dalam kesempatan tersebut, Maruli turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintah yang telah membantu proses koordinasi lintas kementerian. Ke depan, TNI AD menargetkan percepatan pembangunan jembatan di seluruh Indonesia dapat terus berjalan sehingga kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat dapat segera terpenuhi.
"Kami berharap target di bulan Agustus jembatan bisa selesai, sekolah di bulan Oktober selesai di daerah bencana, sedangkan untuk seluruh jembatan yang ada di Indonesia ini, mudah-mudahan awal tahun depan 7.000 jembatan bisa selesai," ujar Maruli.
Sebelumnya, Prabowo meresmikan 218 jembatan di daerah bencana dan wilayah terpencil. Di antaranya, 77 jembatan bailey, 59 jembatan aramco, dan 82 jembatan perintis.
Prabowo Resmikan 218 Jembatan
Prabowo menyebut peresmian ratusan jembatan yang memakan waktu 2,5 bulan ini capaian yang membanggakan. Menurutnya, pencapaian tersebut mencerminkan kesungguhan dan kerja keras para prajurit TNI serta para petugas di lapangan, baik di wilayah terdampak bencana maupun daerah lain yang sangat membutuhkan infrastruktur jembatan untuk menunjang aktivitas masyarakat.
"Karena itu, acara hari ini, peresmian 218 jembatan yang telah dilaksanakan dalam waktu 2,5 bulan adalah suatu prestasi yang menurut hemat saya adalah prestasi luar biasa. Prestasi ini menunjukkan kesungguhan hati dari seluruh prajurit TNI, seluruh petugas di daerah-daerah yang terkena bencana dan juga daerah-daerah lain yang sangat memerlukan jembatan-jembatan ini," ujarnya.
Turut hadir mendampingi Prabowo dalam peresmian Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra WIjaya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan RI Marsdya TNI Yusuf Jauhari.
(eva/dek)

















































