Komite Eksekutif Pembangunan Papua Dukung Program Sekolah Rakyat

6 hours ago 6

Jakarta - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menerima audiensi dari Anggota Komite Eksekutif Pembangunan Otonomi Khusus Papua Ari Sihasale dan Nia Sihasale Zulkarnaen di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (30/4/2026). Keduanya sepakat untuk mendukung program Sekolah Rakyat.

Dalam pertemuan tersebut, Ari menyampaikan pengalamannya saat bertemu dengan siswa Sekolah Rakyat di Papua. Menurutnya, pertemuan tersebut penuh makna sebab ada siswa yang terharu karena bisa Kembali bersekolah.

"Ketika kami berada di SRT 75 Papua, kami berbincang dengan mereka, ada yang sampai menangis karena terharu bisa bersekolah di Sekolah Rakyat," ujar Ari dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5/2026).

Ari menambahkan anak-anak di sana sangat senang bisa sekolah. Ari menyampaikan siap mendukung program sekolah rakyat terutama di daerah Papua.

"Kami siap ikut, ke pegunungan pun kami siap," tegasnya.

Sebab banyak anak-anak usia sekolah yang mengalami kesulitan untuk bersekolah bahkan tidak memiliki seragam, kini mereka dapat merasakan pendidikan di Sekolah Rakyat dengan fasilitas yang unggul.

"Ini baju dalam juga dikasih," ucap Nia menirukan cerita salah satu siswa di sana.

"Bahkan ada yang bilang kapan Presiden berkunjung ke kesini," tambahnya.

Sementara itu, Agus Jabo menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program dari Presiden Prabowo untuk memutus transmisi kemiskinan melalui pendidikan.

"Anak-anaknya disekolahkan, orang tuanya diberdayakan, bahkan rumahnya dibangun" kata Agus Jabo.

Agus Jabo memberikan contoh Nayla siswi Sekolah Rakyat di Makassar yang rumahnya dan sekitarnya dibangun melalui hasil lelang Roll Royce beberapa waktu lalu.

"Sekolah Rakyat ini menjadi jembatan emas," ucapnya.

Selain itu, Agus Jabo menjelaskan siswa-siswi Sekolah Rakyat yang mempunyai bermacam-macam karakter menjadikan beberapa siswa membutuhkan penanganan khusus.

"Kemensos memiliki Sentra untuk rehabilitasi, sehingga saat anak-anak ada yang membutuhkan, bisa dilakukan rehabilitasi dahulu lalu kembali bersekolah," tutupnya.

Sebagai informasi, saat ini, Papua terdapat 6 Sekolah Rakyat Rintisan yaitu SRMA 29 Jayapura, SRT 75 Jayapura, SRMA 41 Biak Numfor, SRMA 42 Sami, SRT 77 Merauke, dan SRT 78 Mimika.

Simak juga Video 'Kementerian PU dan Waskita Karya Rapat Bersama Bahas Percepatan Sekolah Rakyat':

(akn/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |