Apa Bedanya May Day dan Labour Day? Simak Penjelasannya

6 hours ago 7

Jakarta - Tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh Internasional yang kerap disebut May Day. Namun, di sejumlah negara istilah Labour Day atau Labor Day juga sering digunakan untuk merujuk perayaan serupa.

Lalu, apa sebenarnya perbedaan antara May Day dan Labour Day? Istilah ini kerap dianggap sama, padahal memiliki latar sejarah dan konteks yang berbeda. Simak penjelasan berikut untuk memahami perbedaannya.

Pengertian May Day dan Labour Day

Merujuk pada penjelasan dari situs resmi Encyclopædia Britannica, May Day secara umum dikenal sebagai peringatan internasional yang jatuh setiap 1 Mei dan berkaitan erat dengan perjuangan kaum buruh. May Day menjadi simbol solidaritas pekerja di berbagai negara.

Sementara itu, Labour Day atau Labor Day merujuk pada hari perayaan yang juga ditujukan untuk menghormati kontribusi pekerja. Namun, tanggal peringatannya tidak selalu sama dengan May Day, tergantung kebijakan masing-masing negara.

Perbedaan dari Segi Sejarah

Masih merujuk Encyclopædia Britannica, May Day berakar dari peristiwa demonstrasi buruh di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19, khususnya terkait tuntutan jam kerja delapan jam. Peristiwa ini dikenal sebagai bagian dari rangkaian aksi yang memuncak pada insiden Haymarket di Chicago tahun 1886.

Sejak saat itu, 1 Mei dipilih sebagai simbol perjuangan buruh secara global. Banyak negara kemudian mengadopsinya sebagai Hari Buruh Internasional yang sarat makna historis dan perjuangan hak pekerja.

Di sisi lain, Labour Day di Amerika Serikat justru diperingati pada bulan September. Penetapan ini dilakukan untuk menghindari keterkaitan langsung dengan gerakan buruh radikal yang saat itu berkembang di sekitar peringatan 1 Mei.

Perbedaan dari Segi Perayaan

Dalam konteks global, May Day lebih identik dengan aksi solidaritas, unjuk rasa, hingga kampanye hak-hak pekerja. Di banyak negara, peringatan ini diisi dengan demonstrasi dan kegiatan advokasi.

Sementara Labour Day di beberapa negara, seperti Amerika Serikat dan Kanada, lebih bersifat perayaan non-politis. Hari tersebut biasanya diisi dengan kegiatan santai seperti parade, piknik, atau liburan bersama keluarga.

Meski demikian, keduanya tetap memiliki tujuan utama yang sama, yaitu menghargai peran dan kontribusi pekerja dalam pembangunan ekonomi dan sosial.

Perbedaan istilah dan waktu peringatan ini menunjukkan bagaimana sejarah dan dinamika sosial memengaruhi cara suatu negara memaknai Hari Buruh. Di Indonesia sendiri, 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh Internasional atau May Day dan telah ditetapkan sebagai hari libur nasional.

(wia/idn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |