Komisi I DPR Harap Prabowo Suarakan Kemerdekaan Palestina di Rapat BoP

3 hours ago 7

Jakarta -

Presiden RI Prabowo Subianto akan menghadiri rapat perdana Broad of Peace bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta berharap pemerintah dapat memanfaatkan forum tersebut untuk menegaskan dukungan terhadap Palestina.

"Bagi Indonesia, sesuai dengan yang ditegaskan oleh Presiden Prabowo beberapa kali, kehadiran dalam forum Board of Peace harus dilihat sebagai peluang untuk memperkuat peran aktif kita dalam mendorong perdamaian dunia, sesuai amanat konstitusi," kata Sukamta kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).

"Setiap langkah diplomasi kita, tentu harus berpijak pada kepentingan nasional Indonesia sekaligus konsisten dengan komitmen historis kita terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebut setidaknya ada tiga hal penting yang perlu ditegaskan pemerintah Indonesia dalam rapat perdana Board of Peace. Dia mendorong penghentian segala bentuk kekerasan terhadap warga Palestina.

"Mendorong penghentian segera seluruh bentuk kekerasan dan memastikan perlindungan maksimal bagi warga sipil Palestina. Stabilitas dan keamanan merupakan prasyarat utama bagi proses perdamaian yang berkelanjutan," ujarnya.

Selain itu, dia meminta Indonesia menegaskan kembali dukungannya terhadap Palestina. Sukamta menilai forum tersebut harus menjadi ruang untuk memperkuat komitmen tersebut.

"Menegaskan kembali dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan penuh Palestina melalui solusi dua negara yang adil, bermartabat, dan sesuai dengan hukum internasional," katanya.

Politikus PKS ini menekankan pentingnya memastikan setiap agenda rekonstruksi dan pemulihan pascakonflik berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak-hak rakyat Palestina dan prinsip kedaulatan.

"Perdamaian yang kokoh harus dibangun di atas keadilan, bukan sekadar penghentian konflik sementara," ujar dia.

Menurutnya, partisipasi Indonesia dalam forum tersebut merupakan bagian dari diplomasi aktif dan kontribusi nyata dalam menciptakan tatanan dunia yang lebih stabil dan berkeadilan. Sukamta menilai stabilitas global yang berbasis hukum internasional juga berdampak langsung pada keamanan dan kepentingan nasional Indonesia.

"Harapannya, pemerintah dapat memanfaatkan momentum ini untuk mempertegas posisi Indonesia sebagai bangsa yang konsisten memperjuangkan perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan," tuturnya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengatakan Prabowo akan hadir dalam rapat perdana BoP. "Dapat kami infokan bahwa sebagaimana disampaikan Pak Menlu, pemerintah telah menerima undangan rapat perdana Board of Peace, dan Presiden Prabowo Subianto akan hadir," kata Juru Bicara Kemlu, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, saat dimintai konfirmasi, Rabu (11/2).

Nabyl mengatakan kehadiran Prabowo menjadi penegasan komitmen Indonesia untuk berperan aktif sejak awal. Khususnya, dalam menentukan arah dan kerja Board of Peace.

"Indonesia akan menggunakan Board of Peace untuk memperjuangkan perlindungan warga sipil, mendorong pemulihan dan rekonstruksi Gaza, serta mengupayakan perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina berdasarkan solusi dua negara," tuturnya.

(amw/gbr)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |