Kawal Arus Balik, Jasa Raharja Cek Pos Mudik hingga RS di Sumatera

6 hours ago 5

Jakarta -

Jasa Raharja terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang optimal selama periode arus balik Idul Fitri 2026. Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan pemantauan kesiapsiagaan operasional di lintas Sumatera, khususnya menuju wilayah Banten, Lampung, dan Sumatera Selatan.

Kegiatan pemantauan ini dilakukan langsung oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Harwan Muldidarmawan sejak Selasa (24/3). Fokus utama pemantauan mencakup kondisi arus balik di titik krusial seperti Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni, yang menjadi jalur utama penyeberangan antara Pulau Jawa dan Sumatera.

Sebagai bagian dari BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia, Jasa Raharja memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat korban kecelakaan. Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh lini layanan berjalan optimal, khususnya dalam mendukung kelancaran dan keselamatan masyarakat selama arus balik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan kesiapan arus balik di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni melalui kunjungan ke PT ASDP Indonesia Ferry di Pelabuhan Merak. Harwan bersama jajaran meninjau langsung kesiapan pelayanan, mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan, serta memastikan kelancaran operasional di titik krusial tersebut. Dalam kesempatan ini, rombongan juga menyapa pemudik dan menyerap masukan sebagai bagian dari penguatan sinergi antar pemangku kepentingan.

Setelah melakukan penyeberangan menggunakan ferry, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke korban kecelakaan lalu lintas di RS Urip Sumoharjo sebagai bentuk empati dan kepedulian. Selanjutnya, Harwan juga menyapa para pemudik di Pos Pelayanan Terpadu Begadang V Bandar Lampung serta menyerahkan aksi simpatik. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pelepasan pengawalan arus balik kendaraan roda dua bersama jajaran kepolisian menuju Pelabuhan Bakauheni guna memastikan keamanan perjalanan pemudik.

Peninjauan berlanjut pada Rabu (25/3), dengan kunjungan ke wilayah Sumatera Selatan melalui Jalan Tol Lintas Sumatera menuju Pos Pelayanan Terpadu Talang Kelapa di Kabupaten Banyuasin. Pos ini menjadi salah satu titik krusial di jalur Palembang-Jambi yang kerap mengalami kepadatan. Di lokasi tersebut tersedia berbagai fasilitas seperti layanan kesehatan, bengkel, tempat istirahat, hingga armada ambulans dan mobil derek untuk mendukung kebutuhan pemudik.

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh insan Jasa Raharja di lapangan siap memberikan pelayanan terbaik, cepat, dan tepat. Momentum arus balik ini menjadi ujian nyata bagi kesiapsiagaan kami dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat," ujar Harwan, dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/3/2026).

Selain meninjau pos pelayanan, Harwan juga menjenguk korban kecelakaan yang dirawat di RS Moh Hoesin. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk hadir langsung di tengah masyarakat dan memastikan penanganan korban berjalan sesuai prosedur.

Dalam kesempatan tersebut, Harwan menegaskan pentingnya implementasi program Zero Pending Claim, yakni memastikan tidak adanya pengajuan santunan yang tertunda. Program ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

"Kami terus mendorong agar setiap proses penanganan korban kecelakaan dapat dilakukan secara cepat dan tepat, tanpa adanya keterlambatan dalam penyerahan santunan. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan prima dan empati sepenuh hati," tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Jasa Raharja di wilayah Banten, Lampung, dan Sumatera Selatan semakin siap menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama arus balik. Komitmen pelayanan tidak hanya diwujudkan melalui kesiapan operasional, tetapi juga kecepatan serta ketepatan dalam penanganan korban kecelakaan.

(akn/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |