Kasus Dosen UNS Lecehkan Wanita pada 2022 Viral, Begini Update-nya

5 hours ago 5

Jakarta -

Kasus dugaan pelecehan seksual dilakukan oleh dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) pada 2022 viral di media sosial karena disebut belum tertangani. Benarkah?

Dilihat detikJateng, akun tersebut mulanya menceritakan kejadian pada Juli 2022 saat A menaiki kereta api dari Surabaya menuju Jakarta. Dalam perjalanan, A awalnya duduk di samping ibu-ibu.

Namun, saat tiba di Solo, yang duduk di sampingnya turun dan berganti dengan dosen UNS inisial S. A mengaku sempat dicubit oleh S di bagian lengan. Setelah dicubit, A menceritakan juga dipegang bagian pahanya oleh S. Setelah mengalami kejadian itu, A melaporkan ke Satuan Tugas (Satgas) di UNS Solo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) UNS, Ismi Dwi Astuti, mengatakan bahwa yang bersangkutan telah menerima sanksi sejak Februari 2023. Ia mengatakan ada miskomunikasi dengan pelapor.

"Kasusnya sudah selesai kami tangani dan pelaku sudah mendapatkan sanksi berdasarkan SK Rektor. Sanksi yang diberikan sanksi administrasi," katanya dilansir detikJateng, Selasa (21/4/2026).

Ismi mengatakan laporan diterima Satgas pada 13 Desember 2022. Setelah itu, pada 16 Desember, dilakukan pemeriksaan pelapor hingga pada pada 22 Februari 2023 SK sanksi turun.

"Pada 13 Desember 2022, laporan masuk ke Satgas PPKS UNS. 16 Desember 2022 pemeriksaan pelapor, 18 Desember 2022 pemeriksaan terduga korban, 30 Desember 2022 pemeriksaan terlapor, 7 Februari 2023 SK Rektor tentang sanksi bagi pelaku terbit, 22 Februari 2023 serah terima SK Rektor NO 02/RHS/UN27/KP/2023 ke pelaku dan pejabat yang berwenang," tegasnya.

Baca berita selengkapnya di sini.

Lihat juga Video: Lecehkan Wanita di Pesawat, Pria Korsel Nangis-Berlutut

(rdp/dhn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |