Kapolri Pimpin Tanam Jagung Serentak di Lahan 3.035,89 Ha, Dukung Ketahanan Pangan

3 hours ago 5

Ogan Ilir -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Korps Bhayangkara dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal ini dibuktikan dengan aksi nyata penanaman jagung serentak di lahan seluas 3.035,89 hektare yang dikelola oleh jajaran Polda di seluruh Indonesia pada kuartal I tahun 2026.

Jenderal Sigit memimpin langsung agenda penanaman jagung ini dari wilayah Sumsel, tepatnya di lahan di belakang Komplek Perumahan Serai Indah, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (7/3/2026). Turut mendampingi Wamentan RI Sudaryono dan Dirut Perum Bulog RI Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengikuti agenda ini secara virtual dari Polda Metro Jaya. Kapolri di lokasi didampingi sejumlah PJU Mabes Polri di antaranya Kabaintelkam Komjen Yuda Gustawan, Dankorbrimob Komjen Ramdani Hidayat, As SDM Kapolri Irjen Anwar, Kadivhumas Irjen Johnny Eddizon Isir, dan Karobinkar SSDM Polri Brigjen Langgeng Purnomo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hadir pula di lokasi Gubernur Sumsel Herman Deru, beserta Forkopimda di antaranya Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho, hingga Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis.

Kedatangan Kapolri dan rombongan disambut dengan prosesi pengalungan kain songket. Mereka kemudian langsung meninjau pameran Alat Mesin Pertanian (Alsintan).

Total hamparan lahan di lokasi Kapolri dan rombongan ini sendiri seluas 40 Ha. Rinciannya sebanyak 20 Ha disiapkan untuk tanam jagung serentak. Sebelumnya 10 Ha telah ditanami jagung, 8 Ha telah ditanam ubi kayu dan 2 Ha telah ditanam sayur-mayur. Keseluruhan luas tanam jagung di Polda Sumsel sendiri tercatat sebesar 769,5 Ha.

Kegiatan penanaman jagung serentak ini menunjukkan Polri tidak hanya sekadar mengamankan distribusi pangan, tetapi juga terjun langsung dalam proses produksi. Kapolri, Wamentan dan Dirut Perum Bulog juga melakukan dialog interaktif melalui video conference dengan sejumlah Kapolda, di antaranya Kapolda Jawa Barat di Sumedang, Kapolda Riau di Pelalawan, dan Kapolda Kalteng di Pulang Pisau yang juga tengah melakukan penanaman jagung di wilayah masing-masing.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo penanaman jagung ini dari wilayah Sumsel, tepatnya di lahan di belakang Komplek Perumahan Serai Indah, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (7/3/2026).Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo penanaman jagung ini dari wilayah Sumsel, tepatnya di lahan di belakang Komplek Perumahan Serai Indah, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (7/3/2026). Foto: Dok.Polri

Dalam sambutannya, Jenderal Sigit mengungkapkan bahwa kegiatan penanaman jagung serentak ini merupakan tindaklanjut dari perintah Presiden Prabowo Subianto. Ia sempat melaporkan rencana acara ini kepada Presiden beberapa hari sebelumnya.

"Saya menanyakan kepada beliau apakah untuk program ini masih lanjut, dan beliau perintahkan, lanjutkan. Jadi tentunya ini menjadi amanah beliau dan kita harus betul-betul laksanakan dengan sebaik-baiknya," tegas Jenderal Sigit di lokasi.

Kapolri menjelaskan bahwa komitmen ini krusial karena kebutuhan pangan, khususnya jagung, kini semakin meningkat. Hal ini seiring dengan adanya program strategis nasional lainnya.

"Kali ini tentunya kebutuhannya semakin besar karena juga ada program MBG (Makan Bergizi Gratis), program pangan yang membutuhkan pakan ternak yang cukup sehingga mau tidak mau, selain untuk kebutuhan yang biasa, kali ini ada juga kebutuhan ekstra," jelasnya.

Menurutnya, hal ini berdampak positif bagi ekonomi kerakyatan.

"Ini juga akan mendorong terjadinya pertumbuhan-pertumbuhan ekonomi di daerah, khususnya dengan munculnya gairah dari rekan-rekan petani untuk betul-betul bisa kembali bercocok tanam dan kemudian hasilnya betul-betul bisa diserap dengan harga yang pantas," tambah Jenderal Sigit.

Selain menanam jagung, Jenderal Sigit dalam agenda ini juga menyerahkan bantuan alat produksi untuk menunjang operasional petani. Bantuan yang diserahkan meliputi 25 unit mesin pipil jagung, 8 unit mesin dryer, hingga 2.000 paket sembako bagi masyarakat sekitar.

Polri juga memfasilitasi akses permodalan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara As SDM Kapolri dengan Pimpinan Bank Himbara.

Di sela agenda pertanian, Kapolri juga meresmikan 57 Jembatan Merah Putih Presisi yang dibangun oleh Polda Sumsel. Jembatan-jembatan ini dibangun untuk menghubungkan daerah-daerah terisolir guna mempercepat distribusi logistik dan hasil bumi.

Salah satunya adalah Jembatan Banyuasin yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya anak sekolah.


Acara ditutup dengan aksi menanam jagung secara simbolis oleh Kapolri dan rombongan menggunakan mesin corn seeder di hamparan lahan Ogan Ilir yang menjadi pilot project ketahanan pangan di Sumsel.

(hri/hri)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |