Jelang Libur Lebaran, Planetarium Tambah Sistem Tiket dan Tayangan Tematik

6 hours ago 3

Jakarta -

Pengelola Planetarium Jakarta menyiapkan sejumlah pembaruan layanan menjelang libur Lebaran. Pembaruan tersebut mencakup penambahan sistem tiket hingga variasi tayangan tematik agar pengalaman pengunjung lebih beragam.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Iwan Takwin mengatakan antusiasme masyarakat terhadap Planetarium cukup tinggi sejak dibuka kembali. Karena itu, pihaknya menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung saat masa liburan.

"Apalagi menjelang liburan Lebaran ini, setelah masa promo tiga bulan ini kami akan menghadirkan sesuatu yang baru," kata Iwan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iwan menjelaskan, ke depan tayangan di Planetarium tidak lagi hanya satu jenis seperti saat masa awal pembukaan. Setiap sesi pertunjukan nantinya akan memiliki tema yang berbeda.

"Kalau kemarin teman-teman hanya melihat satu tayangan saja dari sesi satu sampai empat. Ke depan nanti setiap sesi akan beda tematiknya," ujarnya.

Dengan konsep tersebut, pengunjung dimungkinkan menonton lebih dari satu sesi dalam satu hari karena materi tayangannya berbeda. Formatnya pun akan dibuat menyerupai pengalaman menonton di bioskop.

"Jadi memungkinkan warga menonton sehari dua kali atau kembali lagi karena formatnya akan dikemas seperti bioskop-bioskop yang biasa ditonton di XXI atau CGV," jelasnya.

Selain menambah variasi tayangan, pihaknya juga menyiapkan penyempurnaan dari sisi layanan. Salah satunya dengan menambah sistem tiket agar pengunjung tidak menumpuk di satu titik antrean.

"Nanti sistem tiketnya tidak cuma dari satu titik saja. Akan ada beberapa fasilitas atau sistem tiket yang bisa mendukung, jadi tidak menumpuk di satu tempat," katanya.

Jakpro juga menyiapkan opsi pembelian tiket secara luring (offline) di lokasi. Langkah ini dilakukan untuk memitigasi persoalan pembelian tiket yang sempat menjadi sorotan sebelumnya.

"Penjualan tiket offline juga kami siapkan di sini sehingga bisa memitigasi isu-isu kemarin terkait Planetarium," ujarnya.

Tak hanya itu, konsep pertunjukan juga akan dibuat lebih interaktif, terutama untuk menarik minat anak-anak dan pelajar agar lebih tertarik mempelajari ilmu astronomi.

"Ke depan akan ada interaksi-interaksi sehingga bagi anak-anak atau pelajar bisa lebih meningkatkan rasa ingin tahunya," imbuhnya.

(bel/aik)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |