Jakarta -
Inilah wajah Kera Ekor Panjang yang diyakini sebagai pelaku penyerangan terhadap belasan warga di Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Kera ekor panjang itu bisa diamankan setelah masuk perangkap jebakan.
Dari foto yang diperoleh detikcom, kera ekor panjang tersebut memiliki codet di bagian wajahnya. Giginya bertaring panjang dan agresif.
Kapolres Inhil AKBP Donny Listianto meyakini kera ekor panjang yang masuk jebakan itu adalah kera yang selama ini meneror warga. Dari ciri-ciri yang disampaikan oleh warga, kera tersebut memiliki kesamaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesuai ciri-ciri yang disampaikan oleh warga, monyet atau kera tersebut sangat beringas dan liar serta mengeluarkan taringnya dan dapat dilihat taring tersebut sangat panjang dan tajam," kata AKBP Donny dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).
Donny mengatakan, dari segi ukuran, kera tersebut sama besarnya dengan kera yang melakukan penyerangan, sesuai dengan keterangan dari warga yang pernah melihat atau pernah diserang oleh kera tersebut.
"Dan di area tersebut tidak ada kelompok kera lainnya yang berkeliaran di seputaran perangkap kera yang dipasang oleh BKSDA," imbuhnya.
Saat ini kera tersebut diamankan di kantor Damkar Kabupaten Indragiri Hilir. Selanjutnya, kera tersebut akan dibawa ke kantor BKSDA Pekanbaru untuk dimasukkan ke karantina guna penelitian terhadap gerak-gerik dan tingkah laku kera tersebut.
17 Warga Jadi Korban
Kapolres menambahkan, serangan kera ekor panjang itu terjadi sejak 23 Juli 2026. Polisi mencatat total ada 17 korban yang diserang kera ekor panjang tersebut.
"Itu serangannya 18 kali serangan korbannya 17, karena ada satu orang yang diserang dua kali. Serangan awal 23 Juli, tapi kemarin siang sudah kita amankan," kata dia.
Donny mengatakan pihaknya bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan relawan telah melakukan pengejaran selama berhari-hari sejak serangan itu berlangsung. Kera tersebut baru bisa diamankan pada Kamis (5/8) kemarin setelah dijebak.
"Sudah berhari-hari kita turun mencari dan saat ini sudah berhasil diamankan, sudah dijebak," lanjutnya.
Donny meyakini sudah tidak ada lagi serangan kera ekor panjang sejak pelakunya ditangkap. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.
"Kita yakin sudah berhenti serangan, tapi kami imbau masyarakat waspada," tuturnya.
(mea/imk)

















































