Heboh Pria Ketuk-ketuk Pintu Rumah di Jaktim Tengah Malam, Polisi Ungkap Fakta

11 hours ago 5

Jakarta -

Sebuah video yang memperlihatkan dua pria mengetuk-ngetuk pintu rumah warga pada tengah malam di kawasan Cibubur, Jakarta Timur (Jaktim), viral di media sosial. Pihak kepolisian pun memberikan penjelasan mengenai fakta di balik kejadian tersebut.

Berdasarkan rekaman video yang dilihat detikcom, tampak dua orang pria mengenakan jaket dan helm mengetuk-ngetuk pintu rumah. Saat pemilik rumah merespons, keduanya langsung melarikan diri dari lokasi.

Dalam narasi yang beredar, modus ketuk pintu tersebut disebutkan terjadi pada tengah malam. Salah satu pelaku yang berjaket kuning diduga membawa senjata tajam (sajam) berdasarkan gerak-geriknya. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (25/7/2026) di Jalan Cibubur, Jaktim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Ciracas Kompol Rohmad menegaskan peristiwa tersebut bukanlah aksi pencurian, melainkan dipicu masalah internal keluarga. Tidak ada barang hilang ataupun kerugian materi akibat insiden itu.

"Dua pria tersebut masih saudara (adik istri). Ada masalah keluarga karena mau cerai, lalu dikira (pemilik rumah) sebagai penghalang. Tidak ada barang yang hilang, ini murni masalah keluarga. Bukan pencurian," ujar Rohmad saat dihubungi wartawan, Minggu (26/7/2026).

Dihubungi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Ciracas AKP Hotman Capandi juga mengonfirmasi bahwa kasus tersebut bukan tindak pidana pencurian, melainkan aksi pelampiasan rasa kesal akibat perselisihan keluarga.

"Itu bukan curanmor, melainkan aksi pelampiasan kekesalan saja karena pemilik rumah diduga menghalangi suatu permasalahan. Ada perselisihan antar-keluarga, sehingga salah satu pihak yang kesal sengaja mengganggu pemilik rumah yang masih berstatus keluarga," ungkap Hotman.

Ia menambahkan hingga kini tidak ada pihak yang membuat laporan polisi (LP) terkait peristiwa tersebut.

"Sehubungan dengan kejadian tersebut, para pihak sampai dengan sekarang belum membuat laporan polisi. Dua pria yang merupakan keluarga istri ini mendatangi rumah pihak suami dan melakukan teror karena kesal dihalangi saat ingin bercerai," pungkasnya.

(dvp/aik)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |