Jakarta -
PT Pegadaian (Persero) Area Samarinda ambil bagian dalam 'Program 2.000 Pohon untuk Kalimantan Timur' yang digelar di Desa Budaya Pampang, Samarinda. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terus dijalankan perusahaan.
Program penghijauan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi hingga generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Gerbangtara, Enable Project, World Cleanup Day (WCD) Kalimantan Timur (Kaltim), pemerintah daerah (pemda), swasta, akademisi, dan masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Samarinda, Andika Dwi Prastyo mengatakan penanaman pohon merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar bagi keberlangsungan lingkungan di masa depan.
"Melalui kegiatan ini, kami bersama berbagai pihak melakukan aksi nyata untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup," kata Andika, dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6/2026).
Menurut Andika, upaya menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan.
"Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, komunitas, dan generasi muda mampu menghasilkan dampak positif bagi lingkungan," ujar Andika.
Andika juga memberikan apresiasi kepada para anak muda Kaltim yang menjadi penggerak utama kegiatan penghijauan tersebut.
"Kami mengapresiasi semangat anak-anak muda Kalimantan Timur yang menjadi motor penggerak kegiatan ini," tutur Andika.
Andika berharap gerakan penanaman pohon tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi budaya yang terus berkembang di tengah masyarakat.
"Kami berharap gerakan penanaman pohon ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan," ucap Andika.
Lebih lanjut, Andika menegaskan partisipasi Pegadaian dalam program tersebut sejalan dengan upaya perusahaan dalam menjalankan prinsip ESG melalui berbagai program yang memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Selain menghadirkan layanan keuangan yang inklusif, Pegadaian juga aktif menjalankan berbagai program sosial, pemberdayaan masyarakat, peningkatan literasi keuangan, hingga dukungan terhadap kegiatan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
Melalui Program 2.000 Pohon untuk Kaltim, Pegadaian berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem.
"Kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut mengambil peran dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan generasi mendatang," kata Andika.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Rinaldi Lubis menyampaikan keterlibatan Pegadaian dalam 'Program 2.000 Pohon untuk Kalimantan Timur' merupakan wujud nyata upaya perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penerapan prinsip ESG.
"Pegadaian tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui layanan keuangan yang inklusif, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan. Partisipasi dalam Program 2.000 Pohon ini merupakan bagian dari upaya kami menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan," ujar Rinaldi.
Menurut Rinaldi, isu lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi dari berbagai pihak agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.
"Kami percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, dan masyarakat merupakan kunci dalam menghadapi tantangan lingkungan saat ini. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa setiap langkah kecil, seperti menanam pohon, memiliki kontribusi besar bagi masa depan bumi yang lebih hijau dan lestari," kata Rinaldi.
Rinaldi menegaskan Pegadaian akan terus mendukung berbagai program yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan serta memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat di seluruh wilayah kerja Kanwil IV Balikpapan.
Sebagai informasi, acara tersebut turut dihadiri oleh Staf Khusus (Stafsus) Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital Tiar Nabilla Karbala sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Tonton juga video "Gandeng Pegadaian, POGI Bakal Luncurkan Rumah Perempuan Indonesia"
(prf/ega)

















































