Diperiksa Bareskrim, Manajemen DWP Ngaku Dicatut soal Promosi Whip Pink

5 hours ago 4

Jakarta -

Manajemen penyelenggara Djakarta Warehouse Project (DWP) memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Mabes Polri. Mereka memberikan klarifikasi terkait dugaan promosi gas nutrious oxide (N2O) atau gas tertawa 'Whip Pink' yang dilakukan bersamaan dengan gelaran DWP pada 2023.

Direktur Ismaya Live, David Ferdian, menjelaskan dirinya tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (8/6) sekitar pukul 15.00 WIB sore tadi. Dia dicecar sekitar 14 pertanyaan oleh penyidik Bareskrim Polri.

"Kita memberi klarifikasi hari ini untuk mendukung rekan-rekan di penyidik di Mabes Polri juga," kata David kepada wartawan usai pemeriksaan, Senin (8/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

David menegaskan pihaknya sama sekali tidak memiliki hubungan kerja sama dengan pihak Whip Pink. Dia menyebut pihak Whip Pink telah mencatut nama DWP untuk kepentingan promosi mereka sendiri.

Adapun promosi tersebut diunggah melalui akun Instagram Whip Pink pada 3 Desember 2023. Dalam akun tersebut, Whip Pink mempromosikan tabung gas N2O beli 5 gratis 1 pada event DWP XV di Bali.

Terkait itu, David memastikan tidak ada kontrak kerja sama, baik dalam bentuk afiliasi maupun sponsorship. David juga memastikan akun media sosial resmi DWP maupun iklan-iklan yang dikeluarkan manajemen Ismaya Live tidak pernah mengunggah konten terkait produk tersebut.

"Terkait promo Whip Pink ya, tahun 2023. Ini kita mengklarifikasi kalau ini tidak terkait dengan DWP. Karena kita tidak berafiliasi ataupun sponsorship atau kerja sama dengan Whip Pink," kata dia.

"Tidak, tidak sama sekali (mengunggah konten Whip Pink). Logo yang digunakan pun bukan logo yang sesuai, bukan ofisial. Jadi tidak ada sangkut paut sama sekali," imbuhnya.

David mengaku pihaknya baru mengetahui adanya pencatutan nama tersebut pada akhir Januari 2026, saat pemberitaan mengenai Whip Pink mulai ramai diperbincangkan di media sosial. Merespons hal itu, manajemen langsung mengambil langkah tegas kepada pihak Whip Pink.

"Begitu kita tahu, kita langsung coba reach ke Whip Pink untuk take down promo ini karena tidak terkait dengan DWP. Kita sempat kasih surat teguran kepada Whip Pink untuk take down promo-promonya," ungkap dia.

Permintaan take down tersebut dikirimkan langsung melalui pesan singkat ke Instagram dan nomor WhatsApp resmi Whip Pink. David menyatakan pihak Whip Pink telah menindaklanjuti teguran tersebut dengan menghapus konten terkait.

Di sisi lain, David menjamin, selama penyelenggaraan DWP, tidak ada tenant atau produk Whip Pink yang masuk ke area festival. Dia menekankan DWP memiliki standar pengecekan keamanan yang sangat ketat di setiap pintu masuk.

"Nggak ada. Tidak ada (produk Whip Pink). Aturan kita masuk ke DWP itu ketat banget ya. Apalagi tabung sebesar itu tidak mungkin masuk ke DWP," tegasnya.

Terlebih, kata David, pengecekan keamanan selalu didampingi pihak kepolisian. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Ismaya Live dalam mendukung program pemberantasan narkoba.

"Kami juga mendukung kegiatan-kegiatan Polri untuk memberantas narkoba-lah. Ke depannya pasti (keamanan) diperketat lagi karena kita mempunyai layer yang lumayan ya untuk masuk ke DWP," pungkas David.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, sebelumnya mengungkapkan pemeriksaan pihak DWP hari ini merupakan tindak lanjut dari temuan adanya promosi Whip Pink yang dilakukan bersamaan dengan gelaran DWP pada 2023.

"Hari ini, Senin tanggal 8 Juni 2026 pukul 15.00 WIB, penyidik Subdit III Dittipidnarkoba akan melakukan pemeriksaan terhadap manajemen Djakarta Warehouse Project (DWP). Ini terkait dengan promosi penjualan Whip Pink bersamaan dengan acara DWP tahun 2023," kata Brigjen Eko kepada wartawan, Senin (8/6).

Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Zulkarnain Harahap, juga sebelumnya mengungkap salah satu festival musik terbesar di Indonesia, yaitu Djakarta Warehouse Project (DWP), pernah menggunakan Whip Pink sebagai alat promosinya.

"Nah, Whip Pink ini juga tahun lalu, beberapa tahun lalu sudah marak. Bahkan menjadi menambah promo di dalam DWP yang dilaksanakan di Bali tahun lalu," ujar Zulkarnain di gedung BNN RI, Jakarta Timur, Rabu (18/2).

Dia menerangkan bentuk promosi DWP yang dimaksudnya itu, jika membeli paket yang lima tabung, pembeli akan mendapatkan gratis satu tabung Whip Pink. "Kalau beli 5 tabung, dapat free 1 tabung. Sampai sebegitunyalah kondisi sebaran penggunaan Whip Pink ini," ujar Zulkarnain.

(wnv/imk)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |