Kemacetan parah terjadi di jalan Cakung arah Cilincing. Antrean truk trailer menjadi pemicu kendaraan lain nyaris tak bergerak.
Sebagai informasi, kemacetan di Cakung arah Cilincing ini dilaporkan telah terjadi pada Selasa (21/7/2026), pagi. TMC Polda Metro Jaya lewat akun resminya melaporkan kemacetan terjadi sejak pukul 07.36 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemacetan terjadi sejak traffic light kolong Cakung. Kemacetan terjadi dari Cakung arah Cilincing maupun ke arah Harapan Indah Bekasi.
"07.36 Situasi arus lalu lintas di Traffic Light Kolong Cakung Jakarta Timur arah Cilincing maupun arah Harapan Indah terpantau ramai cenderung padat," tulis TMC Polda Metro Jaya.
Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur, arah Cawang maupun arah Buaran terpantau lancar. Kendaraan tampak ramai lancar.
Penyebab Karena Bongkar Muat Truk
Kemacetan parah di Cakung arah Cilincing itu viral di media sosial. Dalam video yang beredar, tampak kendaraan terhenti di jalan.
Pemotor tampak menyalip di antara mobil dan truk yang terjebak macet. Macet parah mengular di kedua ruas jalan.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur Kompol Harnas Prihandito menyebut kemacetan terjadi karena ada bongkar-muat truk. Harnas mengatakan pihaknya telah berupaya mengurai kemacetan di lokasi. Dia menyebut ada truk yang bongkar-muat di beberapa titik di Cakung.
"Betul (penyebabnya karena bongkar-muat truk)," kata Harnas saat dimintai konfirmasi, Selasa (21/7/2026).
"Anggota dari pagi sudah di lapangan bantu uraikan truk-truk yang bongkar-muat di beberapa depo di Cakung," ujarnya.
Macet Terjadi Lagi Rabu Siang
Kemacetan rupanya terjadi lagi pada Rabu (22/7/2026) siang. Kemacetan hari ini juga terjadi karena ada truk kontainer yang mengantre panjang di lajur kiri jalan.
"Terdapat antrean truk kontainer di lajur sebelah kiri Jalan Cacing Raya yang menuju Depo BSA Logistik," demikian keterangan Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya lewat akun X @TMCPoldaMetro, Rabu (22/7/2026).
Dalam video yang diunggah, petugas menemukan antrean truk tersebut mengular panjang pada ruas Jalan Cakung-Cilincing arah utara. Lalu lintas yang biasa disebut Jalan Cacing ini pun padat.
Truk kontainer tersebut berbaris di lajur kiri Jalan Cakung-Cilincing, sehingga hanya tersisa dua lajur kanan untuk dilalui kendaraan lain. Dipantau dari lampu lalin (traffic light/TL), petugas melaporkan kondisi lalu lintas di simpang kolong Cacing juga cukup ramai.
"Situasi arus lalu-lintas pagi hari di sekitaran TL Kolong Cacing Jalan Bekasi Raya yang mengarah Pulogadung, Cilincing, Kranji/Bekasi, dan Cakung terpantau ramai," katanya.
Sudinhub Jaktim melakukan rekayasa lalin di Jalan Cakung Cilincing. Hal itu dilakukan untuk mengurai kemacetan.
"Mengarah ke Jalan Cacing (Cakung-Cilincing), sementara diarahkan lurus dan berputar di U-turn (putaran balik) depan Polsek Cakung untuk menghindari ketersendatan di persimpangan," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur (Kasudinhub Jaktim) Harlem Simanjuntak, dilansir Antara.
Harlem menyebut rekayasa lalu lintas diberlakukan hanya untuk kendaraan berukuran besar seperti truk. Dia juga mengatakan antrean truk kontainer terjadi menjelang masuk depo.
"Untuk Jalan Cakung-Cilincing terjadi perlambatan namun arus lain mengalir karena masih ada antrean masuk Depo," jelas Harlem.
(amw/amw)

















































