Bobby Sebut Huntap bagi Korban Bencana di Sumut Diresmikan Pekan Ini

16 hours ago 6

Medan -

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di Sumatera Utara akan diresmikan pekan ini. Bobby mengatakan huntap tersebut dibangun dengan dukungan dari organisasi kemanusiaan Buddha Tzu Chi.

"Sebentar lagi nanti minggu ini akan diresmikan hunian tetap, hunian tetap yang dibangun nanti dari Buddha Tzu Chi. Bantuan dari Buddha Tzu Chi akan huntap akan diresmikan minggu ini insyaallah," kata Bobby di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, Rabu (11/3/2026) malam.

Bobby mengatakan peresmian huntap akan dilakukan oleh Kasatgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera sekaligus Mendagri, Tito Karnavian. Sementara itu, kata dia, pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana juga terus berjalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Huntara) ini sebagian sudah ditempati, bahkan nanti minggu ini, di minggu ini juga nanti akan diresmikan huntap (hunian tetap) ya, Pak, nanti oleh Pak Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Satgas nanti di Tapanuli Selatan, dan bantuan dari beberapa kementerian yang terkait juga hari ini sudah banyak yang turun," ujarnya.

Bobby mengatakan pemerintah telah menyiapkan lebih dari 3.000 unit huntara bagi warga terdampak. Selain itu, ada pula masyarakat yang mendapatkan bantuan dana tunggu hunian.

"Yang di huntara yang disiapkan itu lebih dari 3.000 ya. Ada 5.000-an setahu saya lebih dari 5.000 karena semuanya kan ada yang di huntara, ada yang mendapat dana tunggu hunian. Jadi kalau sudah di huntara dia tidak dapat lagi dana tunggu hunian," jelasnya.

"Nah, ini sudah ada pendataannya semua, tinggal dibagikan, tinggal di-deploy. Ada yang sudah mendapat dana tunggu hunian, ada yang sudah mendapat huntara," sambungnya.

Lebih lanjut, Bobby mengatakan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana di wilayahnya saat ini masih bersifat darurat. Pemerintah, kata dia, masih menunggu finalisasi Rencana Induk (Renduk) rehabilitasi dan rekonstruksi yang ditargetkan rampung pada 31 Maret 2026.

"Ini kan deadline-nya diberikan oleh Kementerian Kemenko dan juga Bappenas sampai dengan 31 Maret ini, itu nanti final Renduk yang kemarin mungkin sudah diumumkan, ada katanya mau ada perbaikan berarti finalnya tanggal 31 Maret ini akan diumumkan," tuturnya.

Bobby mengatakan usai Renduk tersebut ditetapkan, pekerjaan fisik di lapangan pun akan mulai dilakukan secara menyeluruh. Dia menyebut pengerjaan perbaikan infrastruktur akan dilakukan oleh berbagai pihak.

"Setelah Renduk final baru nanti akan pekerjaan fisik di lapangan akan dilakukan, baik yang dari kementerian lembaga dan juga dari kami APBD yang sudah ditransfer, yang diberikan oleh Bapak Presiden," paparnya.

"Nah ini sudah masuk uangnya, nanti kami akan alokasikan untuk penanggulangan bencana di atas tanggal 31 Maret ini karena memang keputusannya seperti itu. Renduk finalnya di atas, nanti tanggal 31 Maret," imbuh dia.

(amw/ygs)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |