Bima Arya Bekali Praja IPDN Papua 3 Fondasi Utama Kepemimpinan

5 hours ago 5

Jakarta -

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa setiap calon pemimpin daerah maupun birokrat harus memiliki tiga fondasi utama kepemimpinan. Ketiganya meliputi ideologi, strategi, dan taktik.

Ketiga aspek tersebut dinilai krusial agar pemimpin mampu mengambil keputusan berdasarkan nilai kebenaran dan kepemimpinan masyarakat. Keputusan tidak boleh semata-mata didasari oleh pertimbangan popularitas atau kepentingan sesaat.

"Bagi kalian yang hari ini punya bayangan dan cita-cita memiliki posisi strategis entah apa pun itu, harus punya nilai dan pegangan agar tidak mudah dibeli oleh kepentingan transaksional," ujar Bima dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini dia ungkapkan saat kegiatan Bedah Buku Babad Alas di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Papua, Jayapura, Senin (22/6/2026).

Bima menjelaskan ideologi menjadi kompas yang menentukan arah kebijakan. Namun, nilai-nilai tersebut harus diterjemahkan melalui strategi yang tepat agar diwujudkan menjadi program yang menyentuh kebutuhan warga. Menurutnya, strategi tersebut terbukti mampu mendorong keajuan daerh.

Sebagai contoh, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor sukses meningkat dari Rp 544 miliar menjadi Rp 1,45 triliun pada 2024, atau naik sebesar 167,9 persen.

Selain itu, berbagai program pembangunan juga berhasil direalisasikan. Capaian ini antara lain revitalisasi taman kota seluas 15 hektar dan pembangunan jalur pejalan kaki sepanjang 300 kilometer untuk meningkatkan kualitas ruang publik.

Lebih lanjut, Bima menyoroti pentingnya taktik dan kemampuan eksekusi. Ia menilai, tetapi juga harus memahami langsung persoalan masyarakat dengan turun ke lapangan.

"Pemimpin itu harus terampil untuk lapangan, makanya pesan saya adalah masalah itu di lapangan bukan di belakang meja," tegasnya.

Ia pu mengingatkan kesempatan memimpin merupakan amanah yang berharga dan tidak berlangsung selamanya. Karena itu, setiap calon pemimpin perlu mempersiapkan diri sejak dini.

Hal ini sangat penting agar mereka mampu memanfaatkan masa pengabdian secara optimal saat kelak dipercaya memegang jabatan strategis.

"Ketika kalian ada di satu posisi, maka manfaatkanlah waktu yang sangat berharga itu untuk membuat kehidupan lebih baik," tambah Bima.

Tonton juga video "Wamendagri Tegur Pemprov Kaltim yang Viral Langgar Prinsip Efisiensi"

(akd/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |