BCA: Kolaborasi Jadi Kunci Dorong Desa Wisata dan UMKM Naik Kelas

14 hours ago 5

loading...

Desa Bakti BCA Community Forum 2026 yang digelar pada 25–27 Agustus 2026. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menilai kolaborasi lintas pihak menjadi kunci untuk mendorong pengembangan desa wisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu naik kelas. Kolaborasi tersebut mencakup penguatan kapasitas masyarakat, pengembangan produk, hingga perluasan akses pasar.

“Pengembangan desa wisata dan UMKM membutuhkan kolaborasi yang konsisten antara berbagai pihak. Mulai dari penguatan kapasitas masyarakat, pengembangan produk, hingga perluasan akses pasar,” ujar Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono dalam keterangannya di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Baca Juga: BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%

Widodo mengatakan BCA melalui program creating shared value (CSV) Bakti BCA terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan UMKM dan desa melalui Desa Bakti BCA Community Forum 2026 yang berlangsung pada 25-27 Agustus 2026. Forum tahunan yang sebelumnya dikenal sebagai Rapat Koordinasi (Rakor) tersebut menjadi wadah evaluasi program, peningkatan kapasitas, sekaligus penguatan kolaborasi antara BCA, pengurus Desa Bakti BCA, pelaku UMKM, pemerintah, dan mitra.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan forum tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk berbagi pengalaman, memperkuat kompetensi, serta mengidentifikasi peluang pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Desa Bakti BCA Community Forum menjadi ruang bagi kami untuk terus belajar bersama, mengevaluasi program, dan memperkuat kapasitas para penggerak desa wisata maupun pelaku UMKM,” ujarnya.

Menurut Hera, perubahan yang berlangsung cepat membuat masyarakat desa perlu memiliki kemampuan, pengetahuan, dan jejaring yang memadai agar mampu mengembangkan potensi daerah secara berkelanjutan. Karena itu, peserta forum mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan dan regenerasi pengurus desa wisata, penguatan kapasitas pelaku dan produk UMKM, serta pemanfaatan transformasi digital untuk memperluas akses pasar.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |