Bantuan ATENSI Motor Roda Tiga Sambung Hidup Wak Keple

3 hours ago 4

Jakarta -

Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kementerian Sosial (Kemensos) membantu difabel untuk hidup lebih mandiri lewat bantuan motor roda tiga. Manfaat ini dirasakan langsung oleh tukang servis elektronik keliling di Deli Serdang, Sumatera Utara, Muhammad Sapi'i.

Muhammad Sapi'i, atau yang akrab disapa Pi'i alias Wak Keple, merupakan seorang pria berusia 62 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai tukang servis elektronik keliling di Desa Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

Cara jalannya yang khas, dengan tubuh, tangan, dan kaki yang bergerak lentur, membuatnya mudah dikenali warga sekitar. Meski memiliki keterbatasan fisik, Pi'i tidak menjadikannya sebagai penghalang untuk terus bekerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, Pi'i telah menekuni dunia servis elektronik sejak remaja. Sejak usia 15 tahun, ia sudah piawai memperbaiki berbagai peralatan elektronik dengan mengikuti jejak sang ayah.

Namun, perjalanan hidupnya tak selalu berjalan mulus. Empat tahun lalu, Pi'i sempat memiliki becak motor yang digunakan untuk mengangkut peralatan elektronik pelanggan saat berkeliling desa.

Kendaraan itu menjadi penopang utama aktivitasnya menjemput dan mengantar barang servis. Kondisi ekonomi yang memburuk serta kebutuhan biaya pengobatan pun memaksanya mengambil keputusan berat.

"Becak itu saya jual buat berobat. Mau gimana lagi, waktu itu kondisi betul-betul susah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (8/2/2026).

Setelah kondisi kesehatannya berangsur membaik, Pi'i kembali menerima panggilan servis dari warga. Namun, ia harus menyewa jasa angkutan milik orang lain untuk membawa peralatan dan barang elektronik pelanggan.

Dalam sehari, penghasilan Pi'i berkisar Rp130 ribu. Namun, jumlah tersebut harus ia sisihkan untuk membayar sewa kendaraan.

"Kadang yang tersisa enggak banyak. Tapi ya disyukuri saja, yang penting masih bisa kerja," sambungnya.

Harapan baru datang ketika Pi'i ditetapkan sebagai penerima manfaat bantuan ATENSI berupa motor roda tiga dari Sentra Insyaf Medan. Bantuan tersebut menjadi titik balik yang berarti dalam kehidupannya.

Wajah Pi'i tampak sumringah saat pertama kali menerima motor roda tiga tersebut. Ia tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya saat menjajal kendaraan barunya di halaman Sentra Insyaf.

"Alhamdulillah, sekarang enggak perlu sewa lagi. Ini sangat membantu saya," ungkapnya.

Dengan motor tersebut, Pi'i kini dapat menjemput dan mengantar barang elektronik pelanggan tanpa biaya tambahan. Ia berharap bantuan yang diterima pada 30 Januari 2026 lalu ini dapat meningkatkan penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan hidup sekaligus menghidupi ketiga anaknya.

(akd/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |