Atlet Golf Jesslyn Wijaya 'Diculik' Orang Suruhan Ibu, Apa Motifnya?

1 week ago 6
Jakarta -

Polisi mengungkap bahwa atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay dibawa beberapa orang dari sebuah restoran di Jakarta Pusat atas suruhan ibunya sendiri. Polisi menduga sang ibu tidak menyetujui hubungan Jesslyn dengan kekasihnya.

"Kemungkinan adalah ketidaksetujuan dari orang tua Jesslyn terhadap Jesslyn yang melakukan komunikasi atau berhubungan dengan pacar atau kawan-kawannya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra di Polda Metro Jaya, Jumat (31/7/2026).

Roby menjelaskan, ibu Jesslyn menyuruh beberapa orang untuk menjemput putrinya saat menghadiri acara ulang tahun keluarganya di sebuah restoran di Jakarta Pusat. Polisi masih akan mendalami apakah kepergian Jesslyn tersebut bersifat sukarela atau ada dugaan tindak pidana penculikan seperti yang dilaporkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini tergantung dari bagaimana pengakuannya Jesslyn. Kalau memang ternyata dia tidak keberatan, kemudian ikut ke Semarang, lalu sampai ke Bangkok itu atas kesadarannya sendiri dan tanpa paksaan, baik secara fisik maupun psikologis, maka tidak ada perbuatan pidananya," jelas Roby.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra di Polda Metro JayaKasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra di Polda Metro Jaya Foto: (Wildan/detikcom)

Setelah dibawa pergi dari restoran, Jesslyn dibawa ibunya terbang ke luar negeri. Berdasarkan manifes penerbangan, Jesslyn diketahui terbang menuju Bangkok.

"Kami mendapat informasi Jesslyn bergerak mulai dari TKP, lalu ke Semarang. Kemudian naik pesawat dari Bandara Ahmad Yani ke Malaysia, dan lanjut ke Bangkok bersama ibu dan tantenya," tambahnya.

Pengakuan Calon Suami Jesslyn

Sementara itu, calon suami Jesslyn, Evan (37), ragu dengan kabar penculikan tersebut dalam konteks hubungan keluarga biasa. Kuasa hukum Evan, Andi Darti, menyebut bahwa Jesslyn sebenarnya akan menikah dalam waktu dekat dengan kliennya. Ia juga mengungkapkan bahwa Jesslyn sudah lama tidak tinggal bersama keluarganya.

"Dia keluar dari rumah orang tuanya dan tinggal di sebuah apartemen di daerah Pluit sudah hampir 10 bulan. Nah, Jesslyn ini dalam waktu dekat juga akan segera menikah dengan Evan," kata Andi Darti, Rabu (22/7/2026).

Darti menceritakan, Evan sempat mengantar Jesslyn membeli kue hingga ke restoran lokasi perayaan ulang tahun neneknya pada Senin (13/7/2026). Menurut Darti, Jesslyn awalnya tidak merespons undangan ulang tahun tersebut.

Namun, Jesslyn akhirnya memutuskan datang setelah teman dekatnya meneruskan undangan dari sang tante. Evan lalu mengantar kekasihnya ke restoran tersebut dan menunggu tidak jauh dari lokasi acara.

"Saat itu Jesslyn diminta membawa kue ulang tahun. Jesslyn datang dan sempat membeli kue ulang tahun bersama pacarnya, Evan," ucap Darti.

Evan masih sempat berkomunikasi dengan Jesslyn sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, ia mulai tidak dapat menghubungi Jesslyn sekitar pukul 21.30 WIB hingga akhirnya memutuskan mendatangi restoran tempat acara berlangsung.

Di dalam restoran, Evan masih melihat kue ulang tahun yang dibeli Jesslyn. Ia kemudian meminta keterangan dari saksi-saksi di lokasi, mulai dari kerabat, juru parkir, hingga pegawai restoran. Para saksi menyebut Jesslyn dibawa secara paksa oleh orang tidak dikenal.

"Akhirnya dia diberi tahu ada peristiwa mata Jesslyn diikat, dibekap, lalu digendong secara paksa dan dimasukkan ke mobil. Jesslyn sempat memberontak, berteriak minta tolong, dan sempat keluar dari mobil tetapi didorong kembali ke dalam," tuturnya.

Evan terus berupaya menghubungi Jesslyn melalui telepon, email, hingga media sosial, tetapi tidak mendapatkan respons. Ia juga sempat melacak titik sinyal ponsel Jesslyn.

"Evan minta tolong kepada temannya untuk melacak posisi HP Jesslyn. Menurut Evan, sinyal HP-nya masih memancar dari rumah orang tuanya di daerah Ancol, Puri Jimbaran," kata Darti.

Evan kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi dan mendampingi petugas saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di restoran. Namun, mereka tidak menemukan rekaman CCTV karena perangkat dalam kondisi rusak. Hal ini kian menambah kecurigaan pihak Evan.

Saksikan Live DetikSore:

Lihat juga Video 'Keji! Caddy Golf di Tangerang Dijambak-Diinjak oleh Seorang Pria':

(rdp/rdp)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |