AS Vs Iran Membara, Ini Imbauan Kemenhaj ke Jemaah Umrah Indonesia di Saudi

12 hours ago 4
Jakarta -

Sejumlah orang Indonesia sedang menunaikan ibadah Umrah di Arab Saudi di tengah perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyarankan jemaah untuk berkoordinasi dengan pihak pemerintah Indonesia di Tanah Suci.

"Untuk jemaah umrah yang sedang menunaikan ibadah di Tanah Suci untuk terus berkoordinasi dengan kantor urusan haji di Tanah Suci maupun dengan Komjen di Jeddah ataupun dengan pihak-pihak berwenang dari pemerintah Republik Indonesia yang ada di Tanah Suci," ujar Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam Instagram Kemenhaj, Minggu (1/3/2026).

Kementerian Luar Negeri (RI), terang Dahnil, siap memfasilitasi dan memberikan informasi yang cukup maupun perlindungan terhadap jemaah yang sedang menunaikan ibadah di Tanah Suci. Pemerintah RI bakal memastikan maskapai penerbangan, pihak hotel dan sebagainya untuk melindungi dan memfasilitasi semua kebutuhan jemaah di Tanah Suci.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dahnil mengimbau pihak keluarga yang berada di Tanah Air agar tetap tenang karena pemerintah Indonesia tetap fokus untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah yang sedang menunaikan ibadah di Arab Saudi.

"Untuk jemaah yang segera akan kembali ke Tanah Air untuk terus berkomunikasi dengan travel-nya atau apabila menjadi jemaah umrah mandiri juga terus berkoordinasi dengan aparat yang sedang bertugas di Kementerian Luar Negeri maupun Kementerian Haji dan Umrah," jelas Dahnil.

Dahnil menjelaskan, bila menunda kepulangan, maskapai penerbangan sudah berkomitmen untuk menyediakan penginapan sementara. "Juga perpanjangan visa disediakan oleh pemerintah Saudi Arabia apabila visanya telah habis kemudian Kementerian Luar Negeri serta Kementerian Haji dan Umrah akan mendampingi seluruh persiapan kepulangan," sebutnya.

Selanjutnya, Dahnil memastikan persiapan penyelenggaraan haji 2026 berjalan sebagaimana semestinya. Ia mengatakan belum ada dampak yang signifikan dengan proses perencanaan dan persiapan penyelenggaraan haji 2026.

"Mudah-mudahan penyelenggaraan haji 2026 bisa berjalan lancar tidak berdampak dari konflik di Timur Tengah dan konflik di Timur Tengah bisa selesai bisa kembali reda dalam waktu dekat," tutur Dahnil.

Di kesempatan yang sama, Dahnil mengimbau jemaah Indonesia untuk menunda umrah sementara waktu. Hal ini demi keselamatan WNI.

"Kami ingin menyampaikan mengimbau kepada seluruh jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatan sementara sampai dengan kondusivitas itu benar-benar hadir di Timur Tengah," kata Dahnil.

Sebagaimana diketahui, AS dan Israel menyerang wilayah Iran pada Sabtu (28/2/2026) kota Iran. Kompleks kediaman pemimpin tertinggi Iran Khamenei di Teheran disebut telah dijatuhkan puluhan bom. Khamenei beserta sejumlah petinggi militer Iran tewas karena serangan ini.

Iran lantas melakukan serangan balasan kepada AS dan Israel. Serangan balasan ini berdampak ke beberapa negara Timur Tengah seperti Bahrain, Qatar hingga Uni Emirat Arab (UEA). Negara-negara itu terdampak karena ada pangkalan militer atau aset militer AS di sana.

(isa/imk)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |