Anies dan Novel Baswerdan Jenguk Andrie KontraS, Ungkap Kondisi Terkini

4 hours ago 1
Jakarta -

Anies Baswedan menjenguk aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK) di RSCM, Jakarta Pusat. Anies pun mengungkapkan kondisi terkini Andrie.

Anies menjenguk Andrie bersama dengan mantan penyidik KPK , Novel Baswedan. Anies mengatakan, Andrie masih berada di ruang isolasi tak tidak bisa ditengok secara langsung oleh orang lain.

"Tadi, kami berjumpa dengan orang tuanya, ayah, ibu, dan adiknya. Karena Andrie masih dalam proses recovery ya, isolasi. Tidak bisa interaksi dengan siapapun juga, kecuali tim medis, karena risiko infeksi yang sangat tinggi. Jadi, jumpa dengan orang tuanya tadi," kata Anies kepada wartawan usai menjenguk Andrie di RSCM, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anies mengatakan, keluarga dalam kondisi terpukul atas peristiwa yang dialami Andrie. Dia menyebut, sempat menyampaikan pesan ke orang tua Andrie bahwa banyak yang memberikan dukungan kepada putra mereka.

"Kami sampaikan buat simpati dari masyarakat sangat luas, itu juga yang mereka rasakan. Mereka merasakan dukungan masyarakat, hati masyarakat, dan rekan-rekan KontraS yang membuat orang tua Mas Andrie itu merasa nyaman berada disini," ungkap Anies.

"Karena dukungan dari teman-teman KontraS yang luar biasa. Tadi mereka sampaikan membuat mereka merasa di dalam situasi yang berat ini, terasa diringankan," sambungnya.

Anies mengatakan, Andrie saat ini dalam kondisi sadar. Dia juga menyampaikan turut memberi pesan lewat tulisan kepada Andrie untuk memberikan semangat.

"Sadar memang. Cuman memang tidak bisa jumpa, karena memang tidak bisa ketemu siapapun juga. Jadi keluarga pun saat ini sesudah operasi belum bisa, belum boleh (bertemu). (Surat) itu pesan saja untuk dibacakan kepada Andri, karena tidak bisa berbicara secara langsung," pungkasnya.

Untuk diketahui, kasus penyiraman air keras oleh OTK yang dialami oleh Andrie Yunus pun kini sedang dalam penanganan pihak kepolisian. Insiden yang dialami Andrie ini pun menjadi prioritas kepolisian dan sampai saat ini, polisi masih memburu pelaku penyiraman air keras tersebut.

"Perkara ini menjadi prioritas dan konsentrasi Mabes Polri dan Polda Metro Jaya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Sabtu (14/3).

Budi mengatakan pihaknya juga masih melakukan analisis dari rekaman CCTV di lokasi kejadian. Analisis itu sebagai bagian dari penyidikan dengan scientific investigation untuk menemukan pelaku.

"Penyelidikan dari Polres Jakpus dan Ditkrimum PMJ, saat ini masih melakukan penyidikan dengan scientific investigation untuk menemukan pelakunya," ujarnya.

Aktivis KontraS Disiram Air Keras

Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat awalnya pelaku diduga dua orang pria yang berboncengan motor melintas di lokasi. Keduanya memutar balik motornya hingga berpapasan dengan korban.

Korban yang saat itu mengendarai motor disiram air keras oleh pelaku. Seketika korban merasa kepanasan dan menjatuhkan motornya di pinggir jalan hingga berteriak histeris.

"Aah... aah... aah.... panas... panas... panas. Air keras... air keras. Ya Allah tolong, air keras... air keras... air keras," teriak korban, dilihat detikcom dalam CCTV, Jumat (13/3).

Korban seketika membuka pakaiannya. Terlihat baju korban koyak dan badannya melepuh akibat siraman air keras.

Teriakan korban seketika mengundang perhatian warga. Warga berdatangan mendatangi korban.

"LBH ya? LBH?" tanya warga.

"KontraS," jawab korban.

Simak juga Video: Polri Pastikan Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS Disiram Air Keras

(kuf/maa)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |