Wali Kota Solok Pastikan Layanan Rumah Rehabilitasi Narkoba Berjalan Optimal

14 hours ago 4

KOTA SOLOK – Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, memastikan layanan di Rumah Rehabilitasi Narkoba Adhyaksa Al-Madinah berjalan optimal melalui peninjauan langsung ke fasilitas yang berada di kawasan Puskesmas Nan Balimo, Kota Solok, Rabu (8/7).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan layanan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika, mulai dari pelayanan medis, konseling, hingga pembinaan mental dan sosial yang menjadi bagian penting dalam proses pemulihan para pasien.

Dalam peninjauan itu, Wali Kota menegaskan bahwa keberadaan Rumah Rehabilitasi Narkoba Adhyaksa Al-Madinah merupakan wujud nyata sinergi antara Pemerintah Kota Solok dan Kejaksaan dalam menghadirkan layanan rehabilitasi yang komprehensif bagi masyarakat.

Menurutnya, posisi strategis Kota Solok yang berada di jalur persimpangan Lintas Sumatera menjadikan daerah ini memiliki tingkat kerawanan terhadap peredaran gelap narkotika. Karena itu, keberadaan fasilitas rehabilitasi rawat inap dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam upaya penyelamatan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

"Fasilitas ini bukan sekadar tempat pengobatan medis, tetapi juga menjadi ruang pembinaan yang memanusiakan para korban agar mereka dapat pulih secara menyeluruh dan kembali menjalani kehidupan yang produktif di tengah masyarakat, " ujar Ramadhani Kirana Putra.

Ia menekankan bahwa penanganan korban penyalahgunaan narkotika harus dilakukan secara menyeluruh melalui pendekatan kesehatan, psikologis, sosial, dan spiritual. Dengan pendekatan tersebut, para korban diharapkan tidak hanya terbebas dari ketergantungan, tetapi juga mampu kembali menjalankan fungsi sosialnya di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Wali Kota juga memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Kota Solok, Kejaksaan, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Solok, serta tenaga kesehatan di Puskesmas Nan Balimo yang selama ini bersama-sama memberikan layanan rehabilitasi kepada masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan rehabilitasi tidak hanya bergantung pada fasilitas dan tenaga medis, tetapi juga membutuhkan dukungan semua pihak agar proses pemulihan berjalan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Ramadhani mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk niniak mamak, tokoh agama, tokoh masyarakat, kalangan pendidik, serta generasi muda untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung proses rehabilitasi.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak memberikan stigma negatif kepada korban penyalahgunaan narkotika yang sedang menjalani rehabilitasi. Dukungan keluarga dan lingkungan, menurutnya, merupakan faktor penting dalam membantu mereka bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.

"Penyalahguna yang menjalani rehabilitasi harus kita bantu untuk pulih, bukan dijauhi. Mereka membutuhkan kesempatan untuk memperbaiki diri sehingga dapat kembali menjadi bagian dari masyarakat yang produktif, " katanya.

Pemerintah Kota Solok, lanjut Wali Kota, akan terus memberikan dukungan terhadap operasional Rumah Rehabilitasi Narkoba Adhyaksa Al-Madinah melalui penguatan koordinasi lintas sektor dan peningkatan kualitas layanan. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung program Kota Solok Bersih dari Narkoba (Bersinar) serta memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkotika secara berkelanjutan.

Dengan keberadaan Rumah Rehabilitasi Narkoba Adhyaksa Al-Madinah, Pemerintah Kota Solok berharap semakin banyak korban penyalahgunaan narkotika yang memperoleh akses rehabilitasi secara layak, sehingga mampu kembali menjalani kehidupan yang sehat, produktif, dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |